Venezuela Tutup Kantor HAM PBB dan Mengusir Stafnya
📅 Jumat, 16 Feb 2024, 10:08 WIB | Oleh: Tim PenulisMaduro kerap mengecam rencana penggulingkannya, biasanya ia menduga ada keterlibatan Amerika Serikat dan pihak oposisi.
San Miguel adalah pendiri sebuah LSM bernama Citizen Control, yang menyelidiki masalah keamanan dan militer, seperti jumlah warga yang dibunuh atau dianiaya oleh pasukan keamanan.
Dia menceritakan secara rinci keterlibatan militer dalam operasi penambangan ilegal, dan pembunuhan perempuan yang baru-baru ini terjadi di militer.
Amerika Serikat dan Uni Eropa menyatakan keprihatinan mendalam atas penangkapan San Miguel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebuah misi pencarian fakta independen ke Venezuela yang dibentuk Dewan Hak Asasi Manusia PBB - sebuah badan berbeda yang terdiri dari 47 negara anggota - pada Selasa mengutuk penindasan yang "meningkat" terhadap lawan-lawan di negara tersebut.
"Ini bukan insiden-insiden yang terisolasi, melainkan serangkaian peristiwa yang tampaknya merupakan bagian dari rencana terkoordinasi untuk membungkam kritik dan penentang," kata Marta Valinas, ketua misi tersebut, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.
Gelombang kritik membuat marah Caracas, dan Jaksa Agung Tarek William Saab mengecam "kampanye ganas dari luar negeri yang menentang sistem peradilan dan negara Venezuela."
Sebaiknya Anda baca juga:
Dan Gil mengatakan pada Rabu, jika kantor PBB begitu "prihatin terhadap HAM Venezuela," maka mereka harus bekerja sama erat dengan pemerintah.
Dia menuduh badan tersebut hanya "berpihak pada kelompok ekstrem kanan, hanya melindungi orang-orang yang mencoba tidak hanya menumbangkan tatanan konstitusional tetapi juga menimbulkan kekerasan yang meluas di Venezuela."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!