Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Venezuela Tutup Kantor HAM PBB dan Mengusir Stafnya

📅 Jumat, 16 Feb 2024, 10:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Venezuela Tutup Kantor HAM PBB dan Mengusir Stafnya Doc: The Sun/AFP
Ket. Bendera PBB berkibar di luar Kantor Penasihat Teknis markas besar Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB di Caracas, Venezuela, 15 Februari 2024.

CARACAS - Venezuela pada Kamis (15/2) menghentikan kegiatan kantor hak asasi manusia (HAM) PBB dan memerintahkan stafnya untuk meninggalkan negara tersebut dalam waktu 72 jam, beberapa hari setelah pihak berwenang menahan aktivis Rocio San Miguel.

Badan PBB tersebut menyatakan "keprihatinan mendalam" di X atas penahanan aktivis HAM tersebut dua hari sebelumnya dan mendesak agar dia "segera dibebaskan".

San Miguel (57) ditangkap Jumat lalu di area imigrasi sebuah bandara di Caracas. Penangkapan itu memicu kecaman internasional.

Jaksa menuduhnya melakukan "pengkhianatan" dan "terorisme" karena perannya dalam dugaan rencana pembunuhan Presiden Nicolas Maduro, yang menurut pemerintah didukung oleh Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Yvan Gil mengatakan kantor HAM PBB telah mengambil "peran yang tidak pantas" dan telah menjadi "firma hukum swasta bagi para komplotan kudeta dan teroris yang secara permanen berkonspirasi melawan negara."

Dia mengatakan keputusan itu akan tetap berlaku sampai badan tersebut "secara terbuka memperbaiki, di hadapan komunitas internasional, sikap mereka yang kolonialis, kasar, dan melanggar Piagam PBB."

Namun, ia meyakinkan bahwa Venezuela "akan terus bekerja sama" dengan badan HAM, OHCHR, di Jenewa.

Ravina Shamdasani, juru bicara Kantor HAM PBB yang hadir di Venezuela sejak 2019, mengatakan, "Kami menyesali pengumuman ini dan sedang mengevaluasi langkah selanjutnya."

"Prinsip panduan kami adalah pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia rakyat Venezuela."

Penahanan San Miguel terjadi pada tahun pemilu dimana Maduro memblokir saingan utamanya dari oposisi, membuat AS mengancam akan menerapkan kembali sanksi minyak yang baru dilonggarkan.

Pada Rabu, para anggota LSM melakukan protes di Caracas di luar kantor HAM PBB, sambil meneriakkan "Bebaskan Rocio."

Rocio ditangkap bersama beberapa anggota keluarga yang telah dibebaskan dengan jaminan.

Namun, mantan suaminya, seorang pensiunan tentara, juga ditangkap dan didakwa dengan tuduhan membocorkan "rahasia politik dan militer."

Penahanan tersebut terjadi setelah pihak berwenang Venezuela pada Januari mengatakan telah mengungkap lima rencana pembunuhan Maduro, yang melibatkan aktivis HAM, jurnalis, dan tentara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.