Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Dukung Upaya Jepang Jalin Hubungan dengan Korea Utara

📅 Jumat, 16 Feb 2024, 14:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Dukung Upaya Jepang Jalin Hubungan dengan Korea Utara Doc: ANTARA/Media Center G20 Indonesia/Galih Pradipta
Ket. PM Jepang Fumio Kishida menyampaikan pandangannya pada sesi Partnership for Global Insfrastucture and Investment dalam rangkaian KTT G20 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/11/2022).

WASHINGTON - Pejabat Departemen Luar Negeri AS yang bertanggung jawab atas urusan Korea Utara, Jung Pak mengatakan Amerika Serikat mendukung upaya Jepang untuk menjalin hubungan dengan Korea Utara.

"Kami mendukung segala jenis diplomasi dan dialog dengan (Korea Utara)," kata Jung Pak, kepada wartawan, Jumat (16/2).

Pernyataan tersebut disampaikan Pak setelah Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikelola pemerintah Korea Utara melaporkan pernyataan Kim Yo Jong bahwa Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mungkin dapat mengunjungi Pyongyang jika Tokyo tidak menjadikan masalah penculikan sebagai hambatan bagi kedua negara pada hubungan masa depan.

"Masalah penculikan adalah salah satu kisah paling tragis yang kami kerjakan dan kami sangat mendukung Jepang dalam upaya mereka untuk menyelesaikan masalah ini," ucap KimYo Jong, yang merupakan adik perempuan dari pemimpin utama Kim Jong Un.

"Tidak ada alasan bagi kedua negara untuk tidak menjadi dekat dan hari kunjungan perdana menteri ke Pyongyang mungkin akan tiba," tambah KimYo Jong.

Pak yang juga wakil asisten sekretaris urusan Asia Timur, menyampaikan bahwa AS, yang telah meningkatkan tekanan terhadap Pyongyang atas serangan siber dan pesatnya perkembangan kemampuan militer, tetap terbuka untuk berdialog dengan Korea Utara meski belum ada tanggapan.

Dia yakin pemimpin Korea Utara telah memutuskan bahwa sekarang bukan waktunya untuk berdialog dan berdiplomasi, tetapi di satu sisi Korea Utara melakukan dialog dengan Rusia.

Adapun PM Jepang Kishida, yang sedang berjuang dengan peringkat persetujuan yang rendah, telah menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara untuk menyelesaikan masalah penculikan warga negara Jepang oleh Pyongyang pada tahun 1970-an dan 1980-an.

Namun,KimYo jong yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur Departemen Komite Sentral Partai Pekerja Korea itu dalam pernyataannya menegaskan kembali posisi Pyongyang bahwa masalah tersebut telah diselesaikan dan tidak ada ruang untuk negosiasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.