Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemilu 2024 Tingkatkan Transaksi Sektor Riil

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 10:59 WIB | Oleh:
Pemilu 2024 Tingkatkan Transaksi Sektor Riil Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Ket. Ketua Kelompok Riset Knowledge Based Economy Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan BRIN Bahtiar Rifai

JAKARTA - Pesta demokrasi Pemilu 2024 diperkirakan berdampak positif bagi pergerakan ekonomi nasional. Peneliti ekonomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi pemilu bisa meningkatkan transaksi di sektor ritel (riil) hingga 5 persen.

"Prediksinya sekitar 4-5 persen sampai dengan hari pencoblosan, dan peningkatan tersebut terjadi terutama di sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan pemilu," kata Ketua Kelompok Riset Knowledge Based Economy Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan BRIN, Bahtiar Rifai, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (14/2).

Proyeksi tersebut didapatkannya melihat dari rekam jejak empat pemilu sebelumnya yakni pada 2004, 2009, 2014, serta 2019 yang memperlihatkan kondisi transaksi di sektor riil mengalami pelambatan pada masa sebelum pemilu, namun dua bulan menjelang pemungutan suara, kegiatan transaksi sektor ritel terus mengalami peningkatan.

Bahtiar menyampaikan sektor yang mengalami kenaikan secara langsung karena pemilu, antara lain sektor-sektor yang menunjang kegiatan kampanye dari para paslon maupun caleg di setiap daerah, seperti industri makanan, logistik, konveksi, percetakan, dan transportasi.

Selain itu, dia juga menilai peningkatan proyeksi transaksi tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah sebanyak 57,3 persen dibandingkan pemilu sebelumnya. "Kalau kita lihat ada lebih dari sembilan ribu caleg, dan pengeluaran pemerintah juga naik khusus untuk pemilu tahun ini naik sekitar 57,3 persen menjadi 71,3 triliun rupiah, sebelumnya 2019 hanya 33,73 triliun rupiah," katanya.

Lebih lanjut, Bahtiar menilai generasi milenial dan Z juga memiliki peranan penting dalam peningkatan transaksi di sektor ritel pada masa Pemilu 2024. Menurutnya, keinginan dan idealisme generasi tersebut dalam kontestasi politik memberikan dampak langsung terhadap penjualan industri kecil.

"Partisipasi gen Z dan milenial di dalam pemilu pasti ada hubungannya dengan belanja baik belanja misalnya kuota, kemudian belanja atribusi pemilu, bahkan mereka akan berdiskusi, ngobrol, ketemu, beli kopi, dan sebagainya itu akan cenderung meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya," ujarnya.

Pergerakan Winus

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf ), Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan perputaran ekonomi masyarakat selama Pemilihan Umum 2024 bisa mencapai lebih dari satu triliun rupiah. Meski demikian, Sandiaga menyebut angka pasti perputaran ekonomi belum dapat diketahui. Kajian lengkap soal itu akan dia sampaikan setelah pemilu selesai.

Selama pemilu, dia juga berharap pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) mampu menyumbangkan capaian yang signifikan. Sandiaga memproyeksikan pemilu 2024 mampu menopang pergerakan wisnus sebesar 30-35 persen pada tahun itu. "Jadi kuartal I-2024 ini mungkin kita bisa menyasar 30- 35 persen dari total pergerakan wisatawan Nusantara," ujarnya.

Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih. Pemilu 2024 diikuti 18 partai politik nasional dan enam partai politik lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.