Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlindungan Investor Jadi Perhatian Utama

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlindungan Investor Jadi Perhatian Utama Doc: istimewa

JAKARTA - Tren investasi di pasar modal terus berkembang. Perlindungan investor atau investor protection menjadi perhatian utama para investor global dalam berinvestasi.

"Hasil riset pasar modal yang paling updated menunjukkan bahwa investor protection menjadi perhatian utama para investor global dalam berinvestasi. Memenuhi hak-hak investor wajib menjadi prioritas," ujar Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna pada acara pencatatan perdana saham PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP), dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) di Jakarta, Senin (12/2).

Selain itu, dia mengatakan para investor saat ini juga cenderung lebih maju (advanced) dan menuntut (demanding). Menurutnya, kini investor tidak hanya mempertimbangkan profitabilitas semata dalam menentukan di mana mereka akan menanamkan investasinya, namun juga transparansi dan penerapan etika bisnis (ethical business practices) dari emiten yang mereka incar.

Nyoman menambahkan para investor memiliki kecenderungan untuk berinvestasi di perusahaan yang mampu menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap kegiatan operasionalnya dan berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dia berharap ketiga perusahaan yang mencatatkan saham perdananya tersebut, yaitu PT Harta Djaya Karya Tbk, PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk, dan PT Homeco Victoria Makmur Tbk, dapat memenuhi ekspektasi dari para investor.

Pihaknya berharap pencatatan saham perdana MEJA, MKAP, dan LIVE juga dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk memanfaatkan pasar modal.

"Mari bersama membangun bangsa, maju terus pasar modal Indonesia," ucapnya.

Gelaran Pemilu

Sementara itu, Direktur Investment Banking MNC Sekuritas Hary Herdiyanto memastikan periode penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tidak akan mempengaruhi minat perusahaan untuk menggelar Initial Public Offerring (IPO) di BEI.

"Ini bukan pemilu pertama kali, so far kita punya historis yang selalu baik, selalu aman lancar dan kalau kita lihat tidak ada satu tren tertentu yang menunjukkan bahwa di tahun pemilu akan bearish," ujar Hary.

Secara historis, dia menyebut investor asing cenderung melakukan aksi beli bersih (net buy) dibandingkan aksi jual bersih (net sell) pada tahun- tahun pemilu sebelumnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selalu menguat pada tahun- tahun Pemilu sebelumnya, IHSG tercatat naik 8,30 persen pada Pemilu 2009, IHSG menguat 2,54 persen pada Pemilu 2014, dan IHSG naik 0,48 persen pada Pemilu 2019.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Permudah Warga Bayar PKB, P...
Daerah
Pemkab Bangka Tengah Dukung...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.