Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MUI Diminta Jadi Mitra Penurunan 'Stunting'

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
MUI Diminta Jadi Mitra Penurunan 'Stunting' Doc: antara
Ket. Wapres Ma’ruf Amin pada acara Rapat Koordinasi Nasional Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI di Istana Wapres, Senin (12/2).

Wapres Ma'ruf Amin meminta MUI untuk menjadi penggerak umat sekaligus mitra pemerintah dalam mempercepat penurunan stunting.

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin meminta agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) dapat berperan untuk menjadi mitra pemerintah dalam aksi percepatan penurunan kasus stunting.

"Melalui Aksi Zero Stunting menuju Indonesia Emas 2045, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dapat tampil sebagai penggerak umat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya pencapaian target percepatan penurunan stunting," kata Wapres Ma'ruf Amin pada acara Rapat Koordinasi Nasional Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI di Istana Wapres, Senin (12/2).

Wapres merinci bahwa pada tahun 2022, masih ada sekitar satu dari lima balita Indonesia yang mengalami stunting, atau kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama.

Namun, untuk mencapai target 14 persen stunting tahun 2024, diperlukan upaya ekstra yang menuntut kerja keras, kerja cerdas, dan kerja kolaboratif dari semua pihak, termasuk keterlibatan para ulama dan tokoh agama.

Wapres mengatakan bahwa ulama dan tokoh agama memiliki gaya pendekatan yang mudah dipahami masyarakat.

Tokoh Agama

Oleh karenanya, ia menyerukan agar para ulama dan tokoh agama dapat terlibat dalam menekan angka stunting dari sebelumnya 21,6 persen pada 2022 menjadi 14 persen pada 2024.

Wapres menyampaikan sejumlah pesan agar sumber daya berkualitas, berdaya saing, dan utamanya, bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045. "Pertama, ulama harus mempunyai pemahaman yang baik tentang stunting untuk disampaikan kepada masyarakat," kata Wapres.

Kedua, ulama sebagai pendidik berkewajiban untuk menyampaikan pesan dengan cara yang baik.

Ketiga, ulama juga dipandang sebagai penggerak yang diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk aktif dalam menangani stunting. Dengan begitu, ulama juga dapat mencegah anak stunting, maupun menangani anak terlanjur stunting di wilayah tempat tinggalnya.

Pada rakornas tersebut, MUI juga melakukan Deklarasi Aksi Zero Stunting.

Wakil Ketua Umum MUI Marsudi Suhud menyampaikan bahwa penanganan stunting yang saat ini sedang diupayakan bersama adalah demi kebaikan bersama bangsa Indonesia untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan, terlebih dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

"Kita mengurusi stunting adalah demi kemaslahatan individu-individu dengan tujuan sesungguhnya untuk bangsa yang maju di Tahun 2045 menyongsong Tahun Emas," kata Marsudi. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.