Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Khawatir, KPU Kuningan Jamin Warga Minoritas Bisa Salurkan Hak Pilih di TPS

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 07:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Khawatir, KPU Kuningan Jamin Warga Minoritas Bisa Salurkan Hak Pilih di TPS Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Ilustrasi sejumlah pekerja saat melakukan sortir dan lipat surat suara untuk kebutuhan Pemilu 2024 di Kuningan, Jawa Barat.

Kuningan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjamin kelompok minoritas di daerahnya termasuk masyarakat adat dan penyandang difabel bisa menyalurkan hak pilih di tempat pemungutan suara (TPS) pada 14 Februari 2024 mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Kuningan Asep Budi Hartono di Kuningan, Senin, mengatakan pihaknya sudah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 895.041 orang untuk Pemilu 2024 yang terdiri dari 451.495 laki-laki dan 443.546 pemilih perempuan.

Menurut dia, jumlah DPT itu dihasilkan melalui proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dilakukan menyeluruh terhadap semua warga di Kabupaten Kuningan.

"Proses pemutakhiran data ini, mengakomodasisemua orang. Termasuk kelompok minoritas dan masyarakat adat karena proses coklit yang dilakukan menyeluruh," katanya.

Asep menyebut warga minoritas di Kabupaten Kuningan sudah terdata sebagai DPT, sehingga bisa menyalurkan hak pilih di TPS yang tersebar pada 3.596 titik.

Hal ini pun berlaku juga bagi masyarakat adat dan lainnya, karena sudah memperoleh Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten Kuningan.

"Harus ada syaratnya. Pemerintah sudah menerbitkan KTP bagi semuanya. Ketika KTP dimiliki oleh seseorang, maka otomatis kewajiban KPU untuk memasukkannya ke DPT," ujarnya.

Asep menekankan bahwa semua warga negara, baik itu kelompok minoritas dan masyarakat adat berhak mencoblos di TPS sesuai pilihannya.

Apalagi pemilu serentak di tahun 2024, lanjutnya, merupakan sarana agar mereka bisa memperjuangkan hak-haknya sebagai warga negara.

"Setidaknya kami menjamin hak-hak masyarakat di Kuningan bisa memilih," tegasnya.

Ia menuturkan KPU Kabupaten Kuningan pun rutin melakukan kegiatan sosialisasi ke semua lapisan masyarakat, agar para pemilih mau datang ke TPS guna memberikan hak suara atau tidak golput.

Dengan cara itu, diharapkan tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Kuningan dapat tembus di atas angka 80 persen.

"Semua itu tujuannya untuk memberitahu masyarakat bahwa di Kuningan akan dilaksanakan pemilu serentak, sehingga mereka datang ke TPS," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

22 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.