AS Terapkan Blokade Total Kapal Tanker Minyak Venezuela, Ketegangan Global Meningkat
📅 Rabu, 17 Des 2025, 20:15 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: AFP
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa malam mengumumkan blokade total dan lengkap terhadap semua kapal tanker minyak Venezuela yang berada di bawah sanksi, memperluas tekanan ekonomi dan militer terhadap pemerintahan Presiden Nicolás Maduro. Keputusan ini secara langsung menyasar sumber pendapatan utama negara Amerika Selatan itu dan telah memicu lonjakan harga minyak dunia sekaligus kekhawatiran akan eskalasi konflik internasional.
Trump, yang menggunakan platform media sosial Truth Social untuk mengumumkan kebijakan tersebut, menyatakan bahwa rezim Venezuela telah dinyatakan sebagai organisasi teroris asing, dan bahwa blokade akan tetap berjalan hingga Caracas mengembalikan “minyak, tanah, dan aset lain yang sebelumnya dicuri dari kami.” Pernyataan ini juga dibarengi dengan pengerahan kekuatan militer yang signifikan di wilayah Karibia.
Keputusan ini mencuat setelah Amerika Serikat sebelumnya menyita sebuah kapal tanker yang disanksi di perairan internasional dekat Venezuela, menandai tindakan penegakan sanksi paling agresif dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa analis pasar menyebut blokade ini akan memicu ketidakpastian pasokan minyak global dan berpotensi mendorong harga minyak lebih tinggi.
Pemerintah Venezuela melalui pernyataan resmi mengecam langkah AS sebagai pelanggaran hukum internasional dan menuduh Washington berupaya merebut sumber daya alam negara itu. Oposisi Caracas menyebut kebijakan tersebut sebagai ancaman grotesk terhadap kedaulatan nasional dan kebebasan navigasi.
Reaksi politik di dalam negeri AS juga beragam. Beberapa anggota parlemen menyatakan blokade tanpa persetujuan Kongres sebagai tindakan yang berpotensi menyeret negara itu ke dalam konflik militer, sementara pakar hukum internasional mempertanyakan legitimasi blokade sebagai tindakan perang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di pasar keuangan, harga minyak mentah dunia merespons berita ini dengan reli harga, mencerminkan kekhawatiran trader akan berkurangnya pasokan minyak dari salah satu negara dengan cadangan terbesar di dunia. Indeks saham global pun memperlihatkan dinamika campuran kala investor menimbang dampak geopolitik yang semakin intens.
Blokade yang diumumkan ini mencerminkan eskalasi tajam dalam hubungan antara Washington dan Caracas, yang sudah tegang selama bertahun-tahun akibat sanksi ekonomi dan masalah hak asasi manusia. Para pengamat menilai langkah ini bisa memperburuk situasi ekonomi Venezuela yang sudah rapuh sekaligus menambah tekanan pada pasar energi global di tengah fluktuasi permintaan pasca‑pandemi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!