Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Meminta Warga agar Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di NTB Jelang Pemilu 2024

📅 Senin, 12 Feb 2024, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Meminta Warga agar Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di NTB Jelang Pemilu 2024 Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Pengendara motor saat melintas di jalan raya Lombok Tengah saat terjadi hujan di wilayah NTB beberapa waktu lalu.

Mataram - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada tanggal 12-15 Februari atau pada saat pemungutan suara Pemilu 2024 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 12-15 Februari 2024 di wilayah NTB," kata Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Lombok, Satria Topan Primadi dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Minggu.

BMKG memonitor perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia saat ini menunjukkan signifikansi dinamika atmosfer yang berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Kondisi atmosfer menunjukkan beberapa fenomena yang mendukung pembentukan awan hujan yang cukup intensif dalam beberapa waktu ke depan di antaranya gelombang Rossby Ekuator dan gelombang Kelvin di beberapa wilayah Indonesia termasuk wilayah NTB," katanya.

BMKG menyatakan dengan adanya pusat tekanan rendah (Low Pressure) di wilayah Utara Australia membentuk daerah belokan, pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan dapat memaksimalkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia termasuk NTB dalam beberapa hari ke depan.

"Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk periode 12 hingga 15 Februari 2024," katanya.

Potensi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan terjadi di wilayah sebagai Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima, Kota Bima dan Dompu.

Oleh karena itu, warga diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang di wilayah NTB.

"Potensi cuaca ekstrem terjadi pada pagi hingga dini hari," katanya.

Selain itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi tinggi di wilayah perairan NTB pada tanggal 12 hingga 15 Februari 2024 yaitu kategori tinggi gelombang 1.25 - 2.5 meter di Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian Selatan dan Samudera Hindia Selatan NTB.

"Warga yang melakukan aktivitas di perairan wilayah NTB untuk tetap waspada terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan dengan adanya gelombang tinggi tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.