Junta Myanmar Aktifkan Undang-undang Wajib Militer
📅 Minggu, 11 Feb 2024, 14:39 WIB | Oleh: Lili Lestari"Meskipun tingkat perekrutannya tidak jelas, laporan yang tersebar di media sosial mengenai laki-laki yang ditahan dan dipaksa bergabung dengan tentara bahkan di Yangon, ibu kota komersial Myanmar, memicu peringatan untuk menghindari keluar rumah pada malam hari di kota tersebut," majalah online Frontier Myanmar melaporkan bulan lalu.
Pengambilalihan militer pada 2021 disambut aksi protes tanpa kekerasan dan pembangkangan sipil yang meluas. Namun konfrontasi meningkat menjadi kekerasan setelah pasukan keamanan menggunakan kekuatan mematikan terhadap pengunjuk rasa, sehingga melahirkan perlawanan bersenjata terorganisir yang kemudian berkembang menjadi perang saudara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!