Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancaman Gagal Panen Mulai Diantisipasi

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ancaman Gagal Panen Mulai Diantisipasi Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Lahan Pertanian

TANGERANG - Ancaman gagal panen akibat bencana alam seperti banjir dan tanah longsor mulai diantisipasi Pemkab Bogor. Sebab belakangan curah hujan tinggi. Kepala Penyuluh Pertanian Muda Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Sahri, Kamis, mengatakan bahwa musim hujan bulan ini berpotensi menimbulkanbencana banjir.

Banjir akan merusak berbagai tanaman petani Tangerang. Maka, Sahri akan melakukan intervensi untuk pengendalian bencana alam seperti banjir dengan memperbaiki saluran irigasi.

"Sekarang kami sudah mendata. Ada beberapa saluran irigasi yang memang perlu diperbaiki. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memelihara irigasi," jelas Sahri.

Selain itu, Sahri menyebutkan, dalam mengantisipasi ancaman bencana, akan mengambil langkah pemberian dukungan bantuan. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas para petani sebagai penghasil padi. Bentuk dukungan direalisasikan untuk mempercepat dan meningkatkan luas tanam atau panen padi.

Tak lupa, dia juga akan mendistribusikan bantuan berupa 5.000 bibit padi untuk para petani Tangerang. "Kami juga menyiapkan beberapa alat penyedot air. Ini disiapkan untuk para petani jika nanti terjadi banjir," tuturnya.

Untuk mempermudah langkah penanganan bencana untuk luasan 36.202 hektare lahan padi yang tersebar di 29 wilayah pertanian, DPKP Kabupaten Tangerang sudah melakukan memetakan daerah rawan. Dia menyebut, di antaranya Kecamatan Mauk, Gunung Kaler, Sepatan, Solear, Pakuhaji,dan Keresek.

"Mudah-mudahan 36.202 hektare lahan pertanian dapat ditanami padi selama masa percepatan tanam ini. Harapannya, untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.