Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geely Tiongkok Luncurkan 11 Satelit Orbit Rendah untuk Mobil Otonom

📅 Sabtu, 03 Feb 2024, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Geely Tiongkok Luncurkan 11 Satelit Orbit Rendah untuk Mobil Otonom Doc: CNA/Reuters
Ket. Logo produsen mobil Tiongkok, Geely.

SHANGHAI - Produsen mobil Tiongkok Geely Holding Group mengatakan pada Sabtu (3/2) telah meluncurkan 11 satelit orbit rendah Bumi sebagai peluncuran kedua, seiring dengan perluasan kapasitasnya untuk menyediakan navigasi yang lebih akurat untuk kendaraan otonom.

Satelit-satelit tersebut diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di provinsi barat daya Sichuan, kata Geely dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Reuters.

Geely mengatakan pihaknya memperkirakan 72 satelit akan berada di orbit pada tahun 2025 dan berencana memiliki konstelasi 240 satelit pada akhirnya .

Peluncuran pertama dilakukan pada Juni 2022.

Selain memberikan dukungan penentuan posisi presisi tinggi untuk mobil self-driving, Geely mengatakan jaringannya juga akan melayani fungsi komersial lainnya seperti konektivitas ke sektor elektronik konsumen.

Satelit-satelit tersebut memiliki fungsi penginderaan jauh AI (artificial intelligence), yang menyediakan pencitraan penginderaan jauh beresolusi tinggi yang jelas pada jarak 1-5 meter (3,2-16,4 kaki), kata perusahaan itu.

Jaringan satelit Tiongkok didominasi oleh militer, namun pemerintah mulai mengizinkan investasi swasta di industri luar angkasa Tiongkok pada tahun 2014. Sejak itu, perusahaan komersial, beberapa didukung oleh pemerintah daerah, telah terjun ke sektor ini, dengan mayoritas berfokus pada pembuatan satelit dan sisanya mencoba membuat kendaraan peluncuran kecil termasuk roket yang dapat digunakan kembali.

Dalam rencana lima tahun terbarunya pada 2021-2025, Beijing menyerukan jaringan satelit terintegrasi untuk komunikasi, penginderaan jarak jauh, dan navigasi. Tiongkok memiliki lebih dari 400 satelit yang ditempatkan di luar angkasa, termasuk satelit milik komersial, menurut media pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.