Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemensos Pasang Tenda untuk Korban Longsor Sukabumi

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 03:23 WIB | Oleh:
Kemensos Pasang Tenda untuk Korban Longsor Sukabumi Doc: Koran Jakarta/M. Fachri
Ket. Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi lokasi terdampak longsor di Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak, Sukabumi. Mensos bersama tim memasang tenda bagi masyarakat terdampak longsor di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

"Kita siapkan tenda tambahan, sekiranya tenda ini masih bisa menampung 69 KK, kalau tidak cukup kita siapkan. Hanya nanti kita harus diskusi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi soal lokasinya. Kalau ada lokasinya, kita ada tenda," ujar Risma dalam keterangannya, Jumat (26/1).

Bencana longsor di Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak mengakibatkan 12 rumah hancur dan tertimbun serta menyebabkan 15 KK dan 51 jiwa terdampak. Risma memastikan, pihaknya telah mendistribusikan bantuan berupa logistik kepada masyarakat. "Selain tenda, bantuan logistik Kementerian Sosial sudah lebih dahulu disalurkan pada Rabu," katanya.

Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, Muhammad Delmi mengatakan beberapa bantuan sudah disalurkan. Selain bantuan, Kemensos dan tagana juga membangun Posko Bencana terpadu, bersama BPBD Kabupaten Sukabumi, Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, TNI, Polri dan Relawan.

Adapun bantuan yang disalurkan Kemensos berupa makanan siap saji 300 paket, lauk siap saji 400 paket, kasur 50 Lbr, tenda gulung 20 lbr, selimut 50 lbr, sandang dewasa 8 paket, family kit 30 Paket, makanan anak 160 paket, kidsware 5 paket, dan sandang bayi 5 paket.

"Bantuan logistik dari gudang terdekat sudah disalurkan. Ada sandang dan pangan yang bisa digunakan dalam keadaan darurat," katanya.

Sekretais Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Yudistria, mengatakan, pihaknya mulai mengaktifkan pos pengungsian untuk 239 warga Kampung Batuhilir di Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, terancam terdampak longsor. Selain mengevakuasi warga dan mengaktifkan pengungsian, saat ini tim gabungan mulai membersihkan drainase yang tertutup material longsoran serta memonitor pergerakan tanah guna mencegah longsor susulan terjadi.

"Jika ada pergerakan tanah bisa kita stop jadi ada tim pantau dan ada yang pembersihan material. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak PVMBG untuk melakukan kajian terhadap lokasi kejadian longsor di wilayah Batuhilir ini untuk mengetahui apakah wilayah ini masuk ke zona aman atau berbahaya serta tindak lanjutnya seperti apa, karena sebelumnya tidak ada kejadian longsor seperti ini," ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.