Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Beijing Kembali Minta AS Hormati Kedaulatan Tiongkok di Selat Taiwan

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Beijing Kembali Minta AS Hormati Kedaulatan Tiongkok di Selat Taiwan Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Kamis (25/1/2024).

BEIJING - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin kembali meminta agar Amerika Serikat (AS) menghormati kedaulatan Tiongkok pasca kapal perusak milik AS USS John Finn berlayar melalui Selat Taiwan.

"Tiongkok mencatat bahwa setelah pemilu di wilayah Taiwan, kami melihat pernyataan dan tindakan negatif dari pihak AS yang mengirimkan pesan yang salah kepada kelompok 'kemerdekaan Taiwan'," kata Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Kamis (25/1).

Kapal perusak berpeluru kendali USS John Finn yang masuk dalam Armada ke-7 Angkatan Laut AS berlayar melalui Selat Taiwan pada Rabu (24/1). Angkatan Laut AS menyebut "USS John Finn melalui Selat Taiwan untuk menunjukkan komitmen AS dalam menegakkan prinsip kebebasan navigasi untuk semua bangsa. Tidak boleh ada anggota masyarakat internasional yang terintimidasi atau dipaksa menyerahkan hak dan kebebasan mereka."

"Saya ingin menekankan bahwa Taiwan adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari wilayah Tiongkok dan kami tetap teguh dalam tekad untuk mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayah negara," ungkap Wang Wenbin.

Apa yang dilakukan AS, menurut Wang Wenbin, melanggar prinsip "Satu Tiongkok" dan Tiga Komunike bersama Tiongkok-AS serta bertentangan dengan komitmen yang berulang kali ditegaskan oleh para pemimpin AS dengan menyatakan tidak mendukung 'kemerdekaan Taiwan'.

"Pemimpin AS mengatakan tidak mendukung 'dua Tiongkok' atau 'satu Tiongkok, satu Taiwan', dan tidak berusaha menggunakan masalah Taiwan sebagai alat untuk membendung Tiongkok. AS harus segera menghentikan pelanggaran dan tindakan provokatif, berhenti menciptakan masalah yang merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," tegas Wang Wenbin.

Ia pun meminta agar AS dapat berhenti mengirimkan sinyal yang salah kepada kelompok "kemerdekaan Taiwan".

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan kapal USS John Finn berlayar ke arah selatan Selat Taiwan dan juga menambahkan, pihaknya memantau pergerakan tersebut dan situasinya "normal".Terakhir kali Angkatan Laut AS mengumumkan perjalanan kapal perang melalui Selat Taiwan pada awal November 2023.

Taiwan baru saja menyelenggarakan pemilu pada 13 Januari 2024 yang dimenangi kandidat dari partai berkuasa Partai Progresif Demokratik (DPP) William Lai Ching-te. Ia digambarkan sebagai pembela demokrasi Taiwan, namun Beijing menyebut dia "berbahaya" dan menjadi salah satu "kelompok separatis" sehingga dapat memicu konflik lintas Selat.

Saat ini Lai masih menjadi wakil pemimpin Tsai Ing-wen dan ini akan menjadi masa jabatan DPP ketiga secara berturut-turut.

Di bawah kepemimpinan pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen dari Partai Progresif Demokratik (DPP) sejak 2016, Taiwan mengambil sikap keras menentang Beijing serta prinsip "Satu Tiongkok" yang mengatakan bahwa Taiwan merupakan wilayah di bawah kekuasaan Beijing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.