Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Kolaka Mengungsi Usai Rumahnya Diterjang Banjir

📅 Rabu, 24 Jan 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Kolaka Mengungsi Usai Rumahnya Diterjang Banjir Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Kondisi perumahan warga pasca banjir di Kabupaten Kolaka, Sultra.

Kendari - Sebanyak puluhan jiwa warga Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), harus mengungsi di sebuah masjid di daerah tersebut usai rumah mereka dirusak oleh banjir yang melanda, pada Sabtu (20/1) lalu.

Berdasarkan pantauan ANTARA Sultra di lapangan, puluhan warga terpaksa memilih untuk mengungsi dikarenakan rumah yang selama ini mereka huni ada yang dirusak banjir, bahkan ada dua rumah yang terbawa oleh banjir di Desa Ulu Konaweha, Kecamatan Samaturu, Kolaka.

"Beberapa pengungsi ada di rumah ibadah masjid di Desa Ulu Konaweha, warga yang rumahnya memang rusak berat itu ada di masjid. Terus warga yang dua rumah yang terbawa banjir di Desa Ulu Konaweha ini mereka mengungsi di rumah keluarganya mereka di desa itu juga," kata " kata warga Desa Ulu Konaweha Ade, Selasa malam.

Ia menyebutkan bahwa saat ini yang menjadi kebutuhan masyarakat di desa yang terdampak banjir tersebut berupa air bersih, obat-obatan, makanan balita, selimut, dan pakaian.

Sementara itu warga Desa Konaweha Obit menyampaikan bahwa setidaknya terdapat tiga desa yang terdampak banjir tersebut, yakni Desa Konaweha, Ulu Konaweha, dan desa Latuo.

"Dampak banjir ini ada tiga desa, Ini kan sudah tiga hari setelah kejadian," sebut Obit.

Dia menjelaskan bahwa banjir tersebut merupakan luapan dari sungai yang tidak bisa lagi menahan debit air yang dikarenakan aliran sungai tersebut bertepatan dengan kondisi air laut yang sedang pasang.

"Sehingga air laut itu meluap, memang dan kebetulan volume banjir ini besar, jadi satu lorong Konaweha ini ke bawah itu sepanjang jalan semua terendam banjir," ujarnya.

Obit juga mengungkapkan bahwa akibat banjir tersebut, sebanyak 10 unit rumah warga yang mengalami rusak berat, bahkan ada dua rumah warga yang betul-betul telah hilang terbawa aliran banjir.

"Kalau sekarang yang diharapkan masyarakat itu perbaikan rumah, ini kan kebanyakan rumah-rumah papan, itu kurang lebih 10 rumah yang rusak berat," ujarnya.

Saat ini, bantuan berupa air bersih sudah tidak ada lagi, begitu juga dengan posko yang didirikan, petugas Dinas Sosial Kabupaten Kolaka sudah pulang hanya tersisa tim medis dari UPTD Kecamatan Samaturu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.