Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KemenPPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan Naik

📅 Rabu, 24 Jan 2024, 01:01 WIB | Oleh:
KemenPPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan Naik Doc: Koran Jakarta/M Ma'ruf
Ket. Pelaksana tugas (Plt.) Sekretaris Kemen PPPA, Titi Eko Rahayu, dalam Seminar Nasional Perempuan Indonesia untuk Parlemen, di Jakarta, Selasa (23/1).

JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) optimistis keterwakilan perempuan di parlemen meningkat pada Pemilu tahun 2024. Adapun keterwakilan perempuan di DPR saat ini baru 20,5 persen dari persentase minimal 30 persen yang telah ditetapkan pemerintah.

"Melihat dinamika saat ini kami sangat optimis persentase keterwakilan perempuan di parlemen meningkat," ujar Pelaksana tugas (Plt.) Sekretaris Kemen PPPA, Titi Eko Rahayu, dalam Seminar Nasional Perempuan Indonesia untuk Parlemen, di Jakarta, Selasa (23/1).

Titi menyebut tantangan perempuan di sektor politik tidak mudah seperti masih adanya anggapan bahwa politik identik dengan laki-laki. Padahal kehadiran perempuan di parlemen mampu melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro untuk semua kalangan.

Dia menekankan, keterwakilan perempuan di perempuan juga mampu memperkuat penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal tersebut terlihat dengan pengesahan Undang-undang nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Sementara itu, Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, menilai, salah satu tantangan keterwakilan perempuan di parlemen yaitu adanya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 10 tahun 2023 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Aturan tersebut memungkinkan adanya pembulatan ke bawah jika penghitungan 30 persen jumlah bakal calon perempuan di Dapil menghasilkan angka pecahan dua tempat desimal di belakang koma kurang dari 50.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.