Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, Pemkab Jepara Kucurkan Beasiswa untuk Dukung Regenerasi Pengukir

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Pemkab Jepara Kucurkan Beasiswa untuk Dukung Regenerasi Pengukir Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Jepara
Ket. Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta melihat siswa mempraktikan mengukir. Sebagai dukungan regenerasi pengukir diberikan beasiswa kepada siswa jurusan seni ukir di SMK Negeri 2 Jepara, Senin (22/1/2024).

Jepara - Kabar gembira, Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengucurkan beasiswa yang nilainya mencapai Rp30 juta untuk 30 siswa yang menekuni seni ukir sebagai dukungan pemerintah dalam program regenerasi pengukir.

"Bantuan pendidikan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Jepara untuk mendukung regenerasi pengukir muda masa depan yang unggul dan kompetitif," kata Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta di sela-sela bazar produk dan penyerahan beasiswa secara simbolis di SMK Negeri 2 Jepara, Senin.

Meskipun SMK berada di bawah kewenangan Pemprov Jateng, kata dia, Pemkab Jepara tetap berkomitmen memberikan motivasi terhadap siswa jurusan kriya kayu dan rotan yang memang warga Jepara.

Penyerahan beasiswa juga bertepatan dengan peluncuran branding program keahlian dan bazar produk SMK Negeri 2 Jepara.

Selain beasiswa, Pemkab Jepara juga mulai mempersiapkan materi ajar seni ukir sebagai kurikulum muatan lokal pada jenjang SMP.

"Nantinya, lulusan dengan minat kompetensi ini diarahkan bisa masuk SMK Negeri 2 Jepara. Setelah lulus SMP dengan minat seni ukir, anak-anak diarahkan masuk SMK ini agar kemampuannya semakin terasah," ujarnya.

Ia berharap mereka menjadi ahli ukir setelah lulus dari SMK Negeri 2 Jepara. Proses ini bakal terus dipantau oleh pemerintah. Begitu pula saat bekerja, gajinya bakal dihargai sebagai spesialis seni ukir.

Bazar produk SMK Negeri 2 Jepara tersebut menampilkan beragam karya terbaik murid SMK Negeri 2 Jepara. Aneka kreasi yang ditampilkan di antaranya mebel, fesyen, cenderamata, dan pernak-pernik lain.

Penjabat Bupati Jepara berharap pemasaran produk tersebut bisa berkelanjutan dengan menggandeng organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dekranasda dan koperasi pegawai pemerintah daerah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Tengah Haris Wahyudi mengapresiasi adanya program beasiswa untuk siswa seni ukir.

"Tentunya ini merupakan bentuk perhatian Pemkab Jepara, baik pada kemajuan sektor pendidikan maupun pelestarian seni ukir," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Kawasan Teluk Protes Keras ...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.