Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kunker di Malang, Puan Beri 3 Pesan untuk Perempuan Pegiat Koperasi

📅 Senin, 22 Jan 2024, 10:26 WIB | Oleh:
Kunker di Malang, Puan Beri 3 Pesan untuk Perempuan Pegiat Koperasi Doc: dpr.go.id
Ket. Ketua DPR RI Puan Maharani saat menghadiri acara Sarasehan & Temu Dulur Perempuan Koperasi Wanita (Kopwan) se-Malang Raya yang digelar di Gedung Graha Prajna Paramitha, Malang, Sabtu (20/1/2024).

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani bertemu para perempuan pegiat Koperasi di Malang saat kunjungan kerja di Jawa Timur. Ia memberikan motivasi dengan tiga pesan dalam upaya mengembangkan kerja-kerja pegiat Koperasi.

"Saya senang sekali bisa bertemu Ibu-Ibu semua anggota Kopwan Setia Budi Wanita karena Koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia," kata Puan mengawali sambutannya, dikutip dari media resmi DPR RI.

Perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI ini mengatakan, koperasi adalah tulang punggung-nya ekonomi Indonesia. Menurut Puan, ketika koperasinya kuat maka ekonomi Indonesia bisa berdikari alias bisa berdiri di kaki sendiri.

"Apalagi koperasi ini adalah Koperasi Wanita. Kita tahu wanita atau perempuan itu biasanya lebih teliti kalau bekerja, sering juga lebih gigih," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Puan memberikan tiga pesan terkait koperasi kepada para perempuan pegiat koperasi. Pesan pertama adalah pentingnya anggota Kopwan melakukan digitalisasi dan inovasi.

"Perempuan, ibu-bu, tidak boleh gaptek. Koperasi sudah perlu mulai digitalisasi dan inovasi supaya tidak ketinggalan zaman. Di era seperti sekarang dan ketika generasi muda banyak aktif di dunia digital maka koperasi sudah perlu melek digital," katanya.

"Digitalisasi ini bukan hanya soal cara penjualan ya tetapi juga dalam hal manajemennya, pengelolaannya juga sudah menggunakan teknologi supaya lebih rapih. Kalau sudah rapi maka kerjanya lebih enak," lanjutnya.

Pesan selanjutnya, Koperasi harus terus melakukan upgrade keahlian sumber daya manusia (SDM). Hal ini penting karena di Koperasi, SDM adalah faktor utama.

"Jadi kalau kita mau koperasi naik kelas maka SDM-nya harus naik kelas terlebih dahulu. Kekuatan koperasi adalah anggotanya," terang Puan.

Upgrade SDM pun dinilai dapat membuat perempuan lebih berdaya. Lebih lanjut, Puan menyampaikan pesan ke-3 yang perlu dilakukan oleh pegiat Koperasi demi menunjang usaha-usaha mereka.

"Hal ke-3 yang perlu diingat adalah ketika sebuah koperasi menjadi semakin besar tetap jangan pernah melupakan nilai utama koperasi yaitu gotong royong," sebut cucu Bung Karno tersebut.

Puan mengatakan, koperasi yang tidak menerapkan nilai gotong-royong artinya sudah bukan lagi Koperasi. Oleh karenanya ia meminta anggota Kopwan di Malang untuk selalu mengingat dan menerapkan gotong-royong.

Selain menyampaikan pesan-pesan, Puan juga berdialog dengan anggota Kopwan yang hadir. Kepada Puan, Ketua Umum Kopwan SBW Sri Untari Bisowarno meminta agar DPR segera membahas RUU Perkoperasian sehingga pegiat Koperasi memiliki pegangan hukum yang rigid. Mereka berharap beleid soal Koperasi kembali seperti UU tahun 1992.

"Kami juga harap UU nantinya mengatur agar tidak semua Koperasi masuk OJK (bayar pajak). Kalau semua masuk bisa kelimpungan karena asetnya belum banyak," ucap Sri Untari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.