Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Pesan Khusus untuk ASN di Hari Santri 2026, Kemenag Sulut Tekankan Hal Ini

📅 Sabtu, 24 Okt 2026, 02:56 WIB | Oleh:
Ada Pesan Khusus untuk ASN di Hari Santri 2026, Kemenag Sulut Tekankan Hal Ini Doc: Antara foto/HO-Kemenag
Ket. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Ulyas Taha saat memperingati Hari Santri 2026, di Manado, Kamis (22/10).

MANADO - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara (Sulut) Ulyas Taha mengajak aparatur sipil negara (ASN) menghidupkan semangat perjuangan para ulama dan santri melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan integritas, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.

"Semangat santri harus kita hidupkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. ASN harus disiplin, berani membela kebenaran, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap Tanah Air. Pengabdian kepada masyarakat harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar kata-kata," kata Ulyas di Manado, Kamis (22/10).

Ia mengatakan, perjuangan para ulama dan santri perlu dilanjutkan melalui pengabdian, karya, serta kontribusi nyata bagi bangsa. Semangat tersebut dahulu menggerakkan umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan turut mengobarkan perjuangan rakyat yang mencapai puncaknya dalam peristiwa 10 November 1945.

"Kita harus meneladani para ulama dan santri melalui sikap disiplin, keberanian, dan kecintaan terhadap tanah air," kata Ulyas.

Menurut dia, nilai-nilai perjuangan santri merupakan bagian penting dari sejarah dan identitas kebangsaan yang patut dihargai oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Hari Santri milik seluruh masyarakat Indonesia karena semangat perjuangan, persatuan, dan cinta Tanah Air yang diwariskan melalui Resolusi Jihad merupakan bagian penting dari sejarah bangsa kita," katanya.

Ulyas juga mengajak ASN di lingkungan Kemenag menjadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum untuk memperkuat integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Menurutnya, semangat santri pada masa kini tidak lagi diwujudkan melalui perjuangan fisik mempertahankan kemerdekaan, melainkan melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan karakter, profesionalisme, serta komitmen membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang diwariskan para santri harus menjadi inspirasi bagi ASN untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga kejujuran, dan memberikan pelayanan yang adil kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap persatuan bangsa.

Melalui momentum tersebut, Ulyas berharap semangat perjuangan para santri terus hidup dalam setiap bentuk pengabdian kepada masyarakat. Menurut dia, sejarah perjuangan santri tidak cukup hanya dikenang melalui upacara seremonial, tetapi perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata untuk mendorong kemajuan Indonesia.

Peringatan Hari Santri juga menjadi pengingat bahwa cinta Tanah Air, penghormatan terhadap keberagaman, dan semangat gotong royong merupakan tanggung jawab bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.