Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Transformasi, BTN Perluas Akses Hunian dan Akselerasi Layanan Digital.

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 23:04 WIB | Oleh:
Perkuat Transformasi, BTN Perluas Akses Hunian dan Akselerasi Layanan Digital. Doc: Istimewa
Ket. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "TRANSFORMASI BTN, Membangun Sinergi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan" di Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10).

BANDUNG – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) te tvrus mentransformasi bisnis untuk menjadi mitra keuangan keluarga Indonesia. Strategi ini dilakukan melalui pengembangan ekosistem perumahan, perluasan pembiayaan hunian, dan percepatan layanan digital. Langkah tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran BTN dalam mendukung program perumahan nasional.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, BTN tidak hanya berfokus pada pembiayaan kepemilikan rumah atau mortgage bank. Perseroan juga mengembangkan layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan nasabah pada berbagai tahap kehidupan.

"Transformasi ini kita jalankan dengan tetap mempertahankan mandat BTN dalam mendukung pembiayaan perumahan nasional, sembari memperluas layanan ke berbagai produk dan kebutuhan finansial keluarga Indonesia," kata Nixon dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "TRANSFORMASI BTN, Membangun Sinergi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan" di Bandung, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026).

Selama 76 tahun melayani masyarakat, BTN konsisten memperluas akses kepemilikan rumah, termasuk bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.

Hingga September 2026, total KPR yang telah disalurkan BTN mencapai Rp552 triliun. Pangsa pasar BTN di sektor pembiayaan perumahan tercatat sebesar 39 persen pada Juni 2026. Sementara itu, pangsa pasar KPR subsidi mencapai 69 persen pada September 2026.

20261023230135_BTN-Perluas-Akses-Hunian-dan-Akselerasi-Layanan-Digital.jpg

BTN juga mendukung penyaluran KPR subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Untuk menjangkau pekerja sektor informal, perseroan menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi profesi.

Sepanjang Januari hingga September 2026, penyaluran program perumahan melalui kerja sama dengan kementerian dan lembaga mencapai 35.808 unit. Program tersebut menyasar sejumlah kelompok, antara lain guru, tenaga kesehatan, awak media, buruh, pegawai BKKBN, anggota Polri, bahkan masyarakat di Provinsi Maluku.

"Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen BTN untuk memperluas akses kepemilikan rumah secara inklusif, termasuk bagi kelompok masyarakat yang memiliki penghasilan tidak tetap," kata Nixon.

Perluas Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Perumahan

BTN juga memperkuat penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) melalui pembiayaan dari sisi pasokan (supply) dan permintaan (demand). Skema ini menyasar pelaku usaha yang mendukung pembangunan rumah hingga calon debitur potensial.

Dari sisi pasokan, BTN bekerja sama dengan lebih dari 8.000 mitra pengembang. Pembiayaan juga dibuka bagi kontraktor, pemasok, distributor, dan toko bahan bangunan. Langkah ini memberi akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat dalam rantai pasok perumahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.