Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Penajam Siapkan Wilayah Satelit dan Ketahanan Pangan untuk Selaraskan Perkembangan IKN

📅 Senin, 22 Jan 2024, 06:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Penajam Siapkan Wilayah Satelit dan Ketahanan Pangan untuk Selaraskan Perkembangan IKN Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Gerbang Madani Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Penajam Paser Utara - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menyusun perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) menyiapkan wilayah satelit serta ketahanan pangan untuk menyelaraskan dengan pembangunan dan perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun di Penajam, Minggu (21/1), telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyelaraskan kebijakan untuk kepentingan Kota Nusantara.

Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai daerah asal dan daerah terdekat dengan Kota Nusantara, menyusun perubahan RTRW dan RDTR agar tidak berbenturan dengan pembangunan dan perkembangan Kota Nusantara.

Perubahan RTRW dan RDTR untuk penyesuaian dengan perencanaan pembangunan dan perkembangan IKN, jelas dia, di Kecamatan Sepaku sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Perubahan RTRW dan RDTR ditargetkan cepat disahkan menjadi peraturan daerah (perda) definitif, sebagai dasar investor berinvestasi di Kabupaten Penajam Paser Utara," tambah Makmur Marbun.

Pada perubahan RTRW dan RDTR itu, lanjut Asisten II Bagian Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang, disiapkan wilayah satelit dan wilayah ketahanan pangan.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menetapkan Kecamatan Waru serta Babulu sebagai wilayah pertanian, perkebunan, perikanan dan permukiman pada perubahan RTRW dan RDTR.

"Kecamatan Waru dan Babulu ditetapkan jadi daerah utama pertanian, perkebunan dan periklanan untuk ketahanan pangan," katanya.

Kemudian menyiapkan Kelurahan Maridan, Riko, Sepan, dan Sotek di Kecamatan Penajam sebagai kota satelit serta pusat perdagangan dan jasa yang aman dan nyaman serta berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga menyiapkan Kelurahan Penajam dan Petung di Kecamatan Penajam sebagai pusat pusat pemerintahan, perdagangan dan jasa, serta pariwisata yang aman dan berkelanjutan.

Sejumlah kelurahan di Kecamatan Penajam itu bakal menjadi wilayah satelit untuk pertumbuhan investasi yang menarik investor, ujar Nicko Herlambang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.