Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Maksimalkan Pencegahan DBD di Kota Kendari

📅 Senin, 22 Jan 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Maksimalkan Pencegahan DBD di Kota Kendari Doc: Antara/HO
Ket. Petugas dari Dinkes Kota Kendari saat melakukan fogging di salah satu kawasan perumahan di Kecamatan Baruga (20/1).

Kendari - Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan terus berupaya maksimal untuk mencegah meluasnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) di daerah itu.

"Selama Januari 2024, tercatat 296 kasus DBD. Dari jumlah tersebut, kasus DBD terbanyak berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Baruga, Poasia dan Kecamatan Wua-wuai ," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kendari Ellfi saat dihubungi di Kendari, Minggu.

Ellfi mengungkapkan jumlah kasus yang terjadi di bulan Januari 2024 jauh lebih banyak dibandingkan jumlah kasus sepanjang tahun 2023, yang mencapai 253 kasus.

"Tingginya kasus DBD di Kota Kendari pada awal tahun ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti tingginya curah hujan serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan," tuturnya.

Meski demikian, pihaknya saat ini terus melakukan upaya pencegahan meluasnyakasus dengan rutin melakukan pengasapan (fogging)di rumah warga untuk memutus mata rantai penyakit DBD.

"Saat ini sudah 105 titik di Kota Kendari yang dilakukan pengasapan dan kami akan terus melakukan itu untuk memutus mata rantaiDBD," tuturnya.

Kegiatan pengasapan yang dilakukan petugas kesehatan Kota Kendari mendapat respons dari masyarakat di Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga.

"Kami berharap pengasapan di sejumlah kompleks perumahan sangat dinantikan. Jangan setelah ada korban baru dilakukan penyemprotan," ujar Ny Jurnawati, warga Kota Kendari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.