Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

2 Kapal Perang Inggris Tabrakan Saat Berlabuh di Bahrain

📅 Minggu, 21 Jan 2024, 15:05 WIB | Oleh:
2 Kapal Perang Inggris Tabrakan Saat Berlabuh di Bahrain Doc: Twitter/Military Banter
Ket. Tangkapan layar - Dua kapal perang Angkatan Laut Kerajaan Inggris bertabrakan saat berlabuh di Bahrain. Satu kapal terekam video saat mundur dan menabrak kapal lainnya.

JAKARTA - Dua kapal perang penyapu ranjau Angkatan Laut Kerajaan Inggris bertabrakan saat berlabuh di Bahrain. Satu kapal terekam video saat mundur menabrak kapal lainnya.

Juru bicara militer Inggris telah mengkonfirmasi kecelakaan tersebut dan mengatakan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Kecelakaan itu terjadi pada Kamis (18/1) ketika HMS Chiddingfold, kapal penanggulangan ranjau kelas Hunt, berusaha berlabuh di lokasi yang dirahasiakan di negara Teluk tersebut. Seperti yang terekam dalam klip yang beredar secara online, Chiddingfold terlihat menghantam haluan kapal pemburu ranjau kelas Sandown HMS Bangor.

Sumber militer yang tidak disebutkan namanya yang dikutip oleh Jurnal Pertahanan Inggris mengatakan tim akan dikirim untuk meninjau kerusakan dan membuat rencana perbaikan.Seorang juru bicara Royal Navy juga membahas kecelakaan itu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat (19/1).

"Saya mengetahui insiden baru-baru ini yang terjadi antara dua kapal pemburu ranjau di pelabuhan Bahrain. Pertama-tama saya ingin menekankan untungnya tidak ada yang terluka dalam tabrakan tersebut, namun ada beberapa kerusakan yang terjadi," kata Komandan Operasi untuk AL Kerajaan Inggris Laksamana Muda Edward Ahlgren, seperti dikutip The Guardian.

"Mengapa ini terjadi masih harus dipastikan.Kami melatih karyawan kami dengan standar tertinggi dan menegakkan standar keselamatan mesin dengan ketat, namun sayangnya insiden seperti ini masih bisa terjadi."

Dia mengatakan penyelidikan penuh sedang dilakukan dan setiap perubahan dalam prosedur yang dapat mencegah insiden di masa depan akan "segera diterapkan".

"Sementara itu, Inggris akan terus memainkan peran penting dalam memastikan keamanan pengiriman barang dagang di wilayah tersebut," katanya.

Kedua kapal pemburu ranjau tersebut bermarkas di Timur Tengah untuk memastikan arus pelayaran komersial yang aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.