Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dataran Tinggi Luas Akibat Letusan Gunung Api Ditemukan di Pasifik

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh:

Titik Panas

Berikutnya, 45 juta tahun yang lalu, bagian Pasifik tersebut melayang di atas titik panas (hotspot) di dalam mantel.Hotspotini adalah gumpalan material panas yang muncul dari mantel dan menyebabkan terbentuknya gunung berapi di tengah lempeng tektonik. Hawaii adalah contoh rangkaian pulau yang terbentuk olehhotspot.

Dalam kasus ini, pelakunya adalahhotspotRurutu-Arago, yang masih ada di Polinesia Prancis hingga saat ini. Hal ini membentuk rangkaian pegunungan bawah laut, yang disebut gunung laut, dengan pulau-pulau yang menjulang di atas permukaan laut.

Pulau-pulau ini terkikis, namun 13 juta tahun yang lalu, gunung bawah laut tersebut melayang melewati titik panas lainnya, titik panas Samoa, yang saat ini membentuk Kepulauan Samoa.

"Semua saluran yang sama yang dilalui magma 45 juta tahun lalu, kini merupakan kelemahan yang sudah ada sebelumnya yang bisa dilalui magma 13 juta tahun lalu," kata Konrad.

Semua ini membangun pulau-pulau baru, yang lagi-lagi terkikis di bawah permukaan laut seiring berjalannya waktu. Terakhir, dalam tiga juta tahun terakhir, pergerakan tektonik di Palung Tonga telah memicu letusan gunung berapi baru di dataran tinggi tersebut sebuah mekanisme yang sangat berbeda dari vulkanismehotspotyang pernah terjadi sebelumnya.

Ada banyak titik api di Pasifik selatan, kata Konrad, sehingga kemungkinan besar gunung-gunung bawah laut lainnya telah terbentuk seiring berjalannya waktu dengan cara yang sama rumitnya.

Walau rumit, lembaga nirlaba Ocean Exploration Trust dan National Oceanographic and Atmospheric Administration mengambil sampel gunung laut semacam itu di AS.

Konrad dan rekan-rekannya dari Universitas Maryland dan Universitas Negeri California Long Beach akan segera mengambil sampel pegunungan di tengah-tengah Pasifik yang mungkin dibangun oleh titik api yang tumpang tindih.

Konrad mengusulkan untuk menyebut fitur-fitur ini sebagai "superstruktur lempeng tengah samudra" untuk membedakannya dari provinsi-provinsi batuan beku besar yang diciptakan oleh satu peristiwa vulkanik besar.

"Saat kita mengambil sampel secara lebih rinci. Kita akan menemukan lebih banyak kompleksitas," kata Konrad.hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.