Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dataran Tinggi Luas Akibat Letusan Gunung Api Ditemukan di Pasifik

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Dataran Tinggi Luas Akibat Letusan Gunung Api Ditemukan di Pasifik Doc: afp/ ALFREDO ESTRELLA

Formasi kompleks superstruktur geologis besar yang terletak jauh di bawah Samudra Pasifik berhasil ditemukan. Dataran ini terbentuk sejak periode Cretaceous, masa ketika dinosaurus masih berkeliaran di Bumi.

Para peneliti telah menemukan dataran tinggi bawah laut di Samudra Pasifik tepatnya di Fiji. Dinamakan dengan Dataran Tinggi Perbatasan Melanesia (Melanesian Border Plateau), lokasinya berada berada di sebelah timur Kepulauan Solomon.

Hasil penelitian yang dipimpin oleh Kevin Konrad, ahli geosains di Universitas Nevada, Las Vegas, Amerika Serikat, ini yang diterbitkan pada 1 Januari 2023 dalam jurnalEarth and Planetary Science Letters, menyebutkan bahwa Dataran Tinggi Perbatasan Melanesia ini terbentuk melalui empat gelombang vulkanisme yang terpisah.

Vulkanisme adalah fenomena meletusnya batuan cair (magma) ke permukaan Bumi atau planet atau Bulan berpermukaan padat, di mana lava, piroklastik, dan gas vulkanik meletus melalui celah di permukaan yang disebut ventilasi. Dataran tinggi bawah laut di Samudra Pasifik yang lebih besar dari negara Inggris ini diketahui memiliki luas 130.395 kilometer persegi.

Melanesian Border Plateau pertama kali terbentuk akibat letusan gunung berapi selama periode Kapur antara 145 hingga 66 juta tahun yang lalu. Letusan gunung api terus membentuk dataran tinggi tersebut sampai sekarang.

Faktanya, Dataran Tinggi Perbatasan Melanesia, yang terletak di sebelah timur Kepulauan Solomon, terbentuk melalui empat gelombang vulkanisme yang terpisah, semuanya dengan akar penyebab yang berbeda.

"Garis waktu ini penting karena fitur gunung berapi raksasa di bawah laut seringkali kurang dipahami," kata Konrad dikutip dariLive Science.

Dalam beberapa kasus, mereka terbentuk dalam satu banjir magma, yang dalam hal ini dikenal sebagai provinsi beku besar. Peristiwa vulkanik yang besar dan berlangsung lama ini begitu dramatis sehingga sering kali mengubah iklim dan dikaitkan dengan kepunahan massal.

Namun dalam kasus lain, fitur-fitur yang terlihat identik dengan provinsi beku besar sebenarnya terbentuk dalam jangka waktu yang lama, dengan beberapa peristiwa vulkanik yang menumpuk batuan seperti kue lapis, sehingga dengan sampel batuan yang terbatas, sulit membedakannya.

"Ada beberapa fitur di cekungan Pasifik di mana (para ilmuwan) hanya memiliki satu sampel, dan ini tampak seperti peristiwa tunggal yang sangat besar," jelas Konrad. "Kadang-kadang ketika kami mengambil sampel fitur-fitur ini secara mendetail, kami menyadari bahwa fitur-fitur tersebut sebenarnya dibangun dalam beberapa tahap selama puluhan juta tahun dan tidak akan menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan," papar dia.

Konrad dan kolaboratornya mendapat kesempatan untuk mengambil sampel Dataran Tinggi Perbatasan Melanesia secara detail pada 2013, selama misi penelitian selama lima pekan. Mereka menggunakan alat rantai besar untuk mengeruk batu dari lereng pegunungan bawah laut dan gunung berapi yang membentuk dataran tinggi tersebut.

Para peneliti di atas kapal memegang palu untuk memecah bebatuan yang dikumpulkan dari dasar laut menggunakan jaring logam. Sampel batuan ini kemudian dipelajari usia dan sifat kimianya. Mereka kemudian mengetahui bahwa dataran tinggi tersebut kemungkinan besar pertama kali terbentuk 120 juta tahun yang lalu.

Sebagian dataran tinggi yang mendasari bebatuan lain, yang dikenal sebagaiRobbie Ridge, kemungkinan besar terbentuk saat ini akibat banjir besar lava basaltik. Hal ini menciptakan dataran tinggi bawah laut yang besar yang kemungkinan besar tidak mencapai permukaan laut.

Batuan basaltik adalah jenis batuan beku yang terbentuk dari lava yang mengalir di kerak Bumi, lalu mendingin dan mengeras di permukaan. Batuan basalt terbentuk oleh proses vulkanik yang terjadi di permukaan Bumi, dan umumnya ditemukan di daerah dengan aktivitas vulkanik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

59 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.