Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, Pemprov Sumut Sediakan Benih Gratis untuk 33 Ribu Hektare Sawah

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 01:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Pemprov Sumut Sediakan Benih Gratis untuk 33 Ribu Hektare Sawah Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi - Petani binaan TPL terima benih hingga pupuk tanaman tumpang sari.

Medan - Berita gembira, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyediakan benih padi gratis untuk sekitar 33 ribu hektare sawah pada tahun 2024.

"Itu merupakan salah satu program dari APBN dan APBD," ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura SumutMuhammad Juwaini, di Medan, Rabu.

Juwaini melanjutkan, pihaknya menyediakan beberapa benih untuk program tersebut, misalnya Inpari 32 dan Ciherang. Inpari 32, dia menambahkan, merupakan benih yang paling banyak ditanam di wilayahnya.

Dia menegaskan, ada persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan benih tersebut.

Petani yang berhak memperoleh benih itu, Juwaini melanjutkan, wajib terdata di kabupaten-kota atau kelompok tani yang masuk dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

Petani tersebut juga diharapkan memiliki lahan yang titiknya sudah terkoordinat.

"Selain itu ada pula syarat-syarat lainnya," ujarJuwaini.

Dalam misi meningkatkan produksi padi, PemprovSumut menyiapkan berbagai strategi, termasuk pemberian benih bermutu bersertifikat secara gratis.

Selain itu, pemprov menambah indeks pertanaman (IP) dan mengubah rawa menjadi sawah pada tahun 2024. Dengan menambah IP, luas tanam padi Sumut akan bertambah meski luas lahan tetap.

Jika itu terjadi, dia yakin pasokan beras juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, dia menyebut beras Sumut surplus kurang lebih 500 ribu ton.

"Pada tahun 2023, produksi beras sekitar 2,5 juta ton dan kebutuhan dua juta ton," kataJuwaini.

Lalu untuk rawa, Pemprov Sumut akan memanfaatkan potensi yang ada untuk ditanami padi. Dengan demikian, rawa yang selama ini IP-nya nol bisa jadi satu.

Juwaini menyebut, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut sudah melakukan survei investigasi dan desain (SID) terkait pengalihan fungsi rawa menjadi sawah itu.

Secara umum, kata dia lagi, survei itu menunjukkan ada sekitar 30 ribu hektare rawa di Sumut yang berpotensi dijadikan sawah dan tersebar di beberapa kabupaten Sumut seperti Labuhanbatu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.