Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas Temukan Anak yang Diterkam Buaya di Mubar Dalam Keadaan Tewas

27 Kamis, 11 Jan 2024, 17:32 WIB | Oleh:
Basarnas Temukan Anak yang Diterkam Buaya di Mubar Dalam Keadaan Tewas Basarnas Temukan Anak yang Diterkam Buaya di Mubar Dalam Keadaan Tewas Doc: Antara/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban yang diterkam buaya di Sungai Desa Lemoambo, Mubar.

KENDARI - Tim SAR Gabungan, Basarnas Kendari berhasil menemukan seorang anak bernama Desi (9) yang diterkam buaya di Sungai Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, dalam keadaan tewas setelah beberapa jam pencarian.

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu kilometer arah utara barat laut dari lokasi kejadian pada pukul 05.30 WITA.

"Jadi, tim penyelamat tiba di lokasi itu malam pada pukul 22.00 WITA dan langsung melakukan penyisiran bersama tim SAR gabungan dan berhasil menemukan korban," kata Arafah.

Ia menyebutkan bahwa setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dilakukan proses serah terima kepada pihak keluarga.

Arafah menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban tersebut dalam keadaan meninggal dunia, Operasi SAR terhadap satu orang yang diterkam buaya di Sungai Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Mubar dinyatakan selesai dan ditutup.

"Operasi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," ujar Arafah.

Adapun beberapa unsur yang terlibat dalam pencarian korban, yaitu Unit SAR Siaga Muna Barat, Polsek Kusambi, Babinsa Desa Lemoambo, Koramil Kusambo, Kwarcab Muna Barat, Perangkat Desa Lemoambo, masyarakat sekitar, dan keluarga korban.

Sebelumnya, Tim Penyelamat Unit Siaga SAR Muna, Basarnas Kendari, melakukan pencarian terhadap seorang anak berumur sembilan tahun yang diterkam buaya di Sungai Desa Lemoambo, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa informasi tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga Desa Lemoambo Bapak La Wolio, yang melaporkan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang diterkam buaya, pada pukul 20.35 WITA.

"Dilaporkan bahwa warga tersebut bernama Desi (9), yang merupakan warga Desa Lemoambo diterkam buaya pada pukul 16.30 WITA," kata Arafah.* Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Xi Jinping Buka Pertemuan Penting PKT

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi Jinping Buka Pertemuan P...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.