Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejumlah Negara Putuskan untuk Tunda Pengoperasian Pesawat Boeing

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Sejumlah Negara Putuskan untuk Tunda Pengoperasian Pesawat Boeing Doc: ISTIMEWA
Ket. Federal Aviation Adminis­tration (FAA)

SAN FRANSISCO - Badan Penerbangan Federal atau Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat (AS), pada Sabtu (6/1), memerintahkan penangguhan sementara pengoperasian sejumlah pesawat Boeing 737 MAX 9 yang dioperasikan maskapai penerbangan AS atau di wilayah AS.

Perintah tersebut dikeluarkan menyusul insiden serius di tengah penerbangan pada Jumat (5/1) ketika salah satu bagian dari badan pesawat Boeing 737 MAX 9 terlepas dalam penerbangan Alaska Airlines dari Portland, Negara Bagian Oregon, AS. Pesawat itu baru beroperasi selama delapan pekan.

"FAA meminta agar inspeksi terhadap pesawat Boeing 737 MAX 9 tertentu segera dilakukan sebelum pesawat itu bisa kembali mengudara," kata Administrator FAA, Mike Whitaker. "Keselamatan akan terus menjadi pendorong pengambilan keputusan kami saat kami membantu penyelidikan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional terhadap penerbangan 1282 Alaska Airlines," katanya.

Seperti dikutip dari Antara, FAA mengatakan Perintah Kelaikan Udara Darurat yang dikeluarkannya akan berdampak terhadap sekitar 171 pesawat. Boeing telah mengirim total 218 model MAX 9 ke seluruh dunia.

Benturan akibat kecelakaan itu begitu dahsyat dan membuat sebagian besar pesawat hancur, sehingga tim investigasi harus menjelajahi area sekitar kawah yang terbentuk akibat kecelakaan itu untuk mencari petunjuk, bukti, dan jasad korban.

Pemeriksaan Pesawat

Turkish Airlines juga menghentikan pengoperasian lima pesawat Boeing 737 MAX 9 miliknya untuk melakukan pemeriksaan, kata juru bicara perusahaan Yahya Ustun di platform media sosial X.

Menurut pemberitaan lokal, Copa Airlines dan Aeromexico, maskapai penerbangan nasional Panama dan Meksiko, bersama-sama mengandangkan sekitar 40 pesawat Boeing 737 Max 9 pascainsiden depressurization pada pesawat Alaska Airlines.

Copa Airlines, yang menghentikan sementara pengoperasian 21 pesawat 737 MAX 9, menyatakan keyakinannya untuk memasukkan kembali pesawat-pesawat itu ke dalam jadwal penerbangan dengan aman dan andal dalam 24 jam ke depan. Maskapai tersebut juga mengakui potensi penundaan dan pembatalan selama periode ini.

Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EU) telah mengikuti arahan FAA terkait MAX 9, meskipun badan tersebut menekankan tidak ada maskapai penerbangan dari negara-negara anggota EU yang saat ini menggunakan pesawat dengan konfigurasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.