Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Cerdas, DKPKP DKI Manfaatkan Rooftop Hingga Tembok Untuk 'Urban Farming'

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Cerdas, DKPKP DKI Manfaatkan Rooftop Hingga Tembok Untuk 'Urban Farming' Doc: ANTARA/Putri Hanifa
Ket. PJLP sedang mengelola tanaman holtikultura di rooftop kantor DKPKP Jakarta Pusat, Senin (8/1/2024).

Jakarta - Terobosan cerdas, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta memaksimalkan pemanfaatan lahan dengan membuaturban farmingdirooftophingga kebun vertikal di pagar atau tembok bangunan.

"Kalau dimanfaatkan untuk menanam, fungsinya tidak harus konsumsi. Tapi juga mengurangi polusi dan memberikan keindahan lingkungan. Di Jakarta selama ini banyak pagar yang kurang dimanfaatkan fungsi lainnya, padahal kalau kita tanami bisa menyerap debu," kata Kepala DKPKP DKI Jakarta Suharini saat dijumpai di Jakarta, Senin.

Menurut Suharini, apabila langkah kecil ini juga diterapkan di banyak tempat dan banyak pihak, maka tentu hal tersebut dapat berdampak besar bagi lingkungan Jakarta.

Rooftop kantor DKPKP Gunung Sahari, Jakarta Pusat juga telah dimanfaatkan untuk menanam berbagai tanaman hortikultura (tanaman pangan). Suharini mengatakan, hasil dari kegiatan tersebut pun biasanya dijual kembali. Misalnya seikat sayuran dibanderol seharga Rp5.000.

"Kadang dibeli juga sama karyawan kita untuk Jum'at Berkah. Jadi yang Sholat Jumat di sini bebas mengambil. Nah uangnya nanti diputar kembali untuk penanaman, beli benih dan lain-lain," jelas Suharini.

Tak hanya itu, penanaman ini juga dilakukan guna keterampilan dan mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan lingkungan. Dengan belajar menanam dan memanfaatkan lahan, masyarakat pun juga bisa berniaga dengan menjual hasil panennya.

Hal tersebut pun tentunya dapat membantu menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus diharapkan dapat mengendalikan inflasi Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.