Kim Jong Un Serukan Perluasan Produksi Peluncur Rudal
📅 Jumat, 05 Jan 2024, 08:35 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Yonhap/KCNA
SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyerukan perluasan produksi peluncur rudal sebagai persiapan untuk "pertarungan militer" dengan Korea Selatan dan Amerika Serikat dalam kunjungannya ke pabrik, kata media pemerintah, Jumat (5/1).
Laporan tersebut dirilis ketika Gedung Putih mengatakan Pyongyang telah memberi Rusia rudal balistik dan peluncur yang digunakan dalam serangkaian serangan baru-baru ini terhadap kota-kota di Ukraina.
Korea Utara baru-baru ini memberi Rusia beberapa lusin rudal balistik serta peluncur rudal balistik, kata seorang pejabat AS pada Kamis (4/1), ketika Moskow berupaya mengisi kembali persediaan senjatanya di tengah perang yang berkepanjangan di Ukraina.
Pengiriman tersebut dilakukan meskipun telah berulang kali diperingatkan oleh Washington, Seoul, dan negara-negara lain bahwa transaksi senjata antara Pyongyang dan Moskow akan bertentangan dengan beberapa resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB).
"Karena sanksi dan kontrol ekspor yang kami berikan, Rusia menjadi semakin terisolasi di panggung dunia dan terpaksa mencari negara-negara yang berpikiran sama untuk membeli peralatan militer. Seperti yang telah kami peringatkan secara terbuka, salah satu negara tersebut adalah Korea Utara," kata pejabat itu kepada Kantor Berita Yonhap melalui email.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Informasi kami menunjukkan bahwa Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) baru-baru ini memberi Rusia peluncur rudal balistik dan beberapa lusin rudal balistik," tambah pejabat itu, merujuk pada nama resmi Korea Utara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!