Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inflasi Jerman Naik Jadi 3,7 Persen pada Desember 2023

📅 Jumat, 05 Jan 2024, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inflasi Jerman Naik Jadi 3,7 Persen pada Desember 2023 Doc: ANTARA/Xinhua/Stefan Zeitz
Ket. Papan harga terlihat di sebuah pompa bensin di Berlin, Jerman, pada 2 Maret 2023.

Berlin - Setelah berbulan-bulan mengalami penurunan tekanan harga, tingkat inflasi Jerman kembali naik menjadi 3,7 persen pada Desember 2023, demikian rilis data awal Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis) pada Kamis (4/1).

Di angka 4,5 persen, harga bahan makanan masih menjadi pendorong utama inflasi di perekonomian terbesar di Eropa tersebut, kata Destatis. Sementara itu, harga energi naik 4,1 persen secara tahunan (year on year) akibat dampak one-off dari tindakan pemerintah yang mengambil alih biaya pemanas bagi konsumen setahun sebelumnya.

Menurut ifo Institute for Economic Research, persentase perusahaan Jerman yang ingin menaikkan harga baru-baru ini kembali meningkat. "Penurunan tingkat inflasi kemungkinan akan terhenti untuk sementara waktu," ujar pakar ifo, Timo Wollmershaeuser, pada akhir bulan lalu.

Normalisasi harga diperkirakan akan terhambat akibat langkah-langkah bantuan COVID-19 dan krisis energi yang semakin berkurang. Sejak Januari, alih-alih tarif pajak pertambahan nilai yang telah dikurangi sebesar 7 persen, tarif reguler sebesar 19 persen akan kembali diberlakukan di stasiun pengisian bahan bakar dan restoran.

Hampir dua dari tiga restoran khawatir bahwa kenaikan pajak akan menjadi "pukulan keras" bagi mereka, menurut survei terbaru oleh Asosiasi Hotel dan Restoran Jerman (DEHOGA). Hampir 90 persen mengatakan bahwa hal itu membuat mereka harus menaikkan harga.

"Terdapat ancaman berkurangnya pendapatan, hilangnya pekerjaan, penutupan bisnis, dan kebangkrutan di sektor ini," demikian diperingatkan oleh Presiden DEHOGA Guido Zoellick pada akhir tahun lalu. Industri tersebut telah berada di bawah tekanan sejak pandemi. "Perusahaan-perusahaan tidak lagi memiliki kelonggaran finansial."

Namun, pemerintah Jerman mengatakan pihaknya telah melakukan penghematan menyusul gagalnya realokasi dana bantuan COVID-19 yang tidak terpakai untuk kebijakan iklim. Guna menutup kesenjangan anggaran pada 2024, harga CO2, pajak atas polusi dari bahan bakar fosil, dinaikkan dari 30 menjadi 45 euro per ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.