Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PPLN Berlin Sebut WNI di Jerman Akan Mencoblos pada 10 Februari

📅 Kamis, 04 Jan 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
PPLN Berlin Sebut WNI di Jerman Akan Mencoblos pada 10 Februari Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Arsip - Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menyusun surat suara dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 di Kantor KPU Jakarta Timur , Jakarta, 18 Desember 2023.

Jakarta - Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Berlin Roni Susman pada Rabu menyampaikan bahwa pihaknya akan melaksanakan pemungutan suara untuk Pemilu 2024 dengan metode pos pada 10 Januari 2024 dan metode TPS pada 10 Februari 2024.

Kepada ANTARA, Roni mengatakan bahwa metode Kotak Suara Keliling (KSK) tidak akan diterapkan di Jerman, karena KPU menganggap layanan pos di Jerman sudah sangat baik.

"Layanan pos di Jerman sangat baik. Jadi, surat suara dikirim via pos satu hari akan sampai. Karena itu, KPU tidak menyetujui usulan untuk membuka Kotak Suara Keliling," kata Roni.

Dia mengatakan bahwa jumlah pemilih melalui TPS di PPLN Berlin adalah 4.049 orang, sedangkan jumlah pemilih melalui pos 496 orang. Jumlah pemilih terbesar, yaitu 1.075 orang, berada di Berlin.

Dari total pemilih 4.545 orang, pemilih laki-laki ada 2.159 orang dan perempuan 2.386 orang.

Wilayah kerja PPLN Berlin tersebar di enam negara bagian Jerman:Berlin, Brandenburg, Sachsen-Anhalt, Niedersachsen, Mecklenburg-Vorpommern, dan Thüringen.

Menurut Roni, sekitar 60 persen pemilih di Berlin adalah mahasiswa dan sisanya adalah pekerja.Dari seluruh pemilih mahasiswa, hampir 23 persen di antaranya adalah pelajar yang sedang menjalani masa persiapan pra-studi (Studienkolleg).

Dia mengatakan bahwa sosialisasi paling efektif untuk menjangkau pemilih pemula adalah bekerja sama dengan komunitas hobi seperti olah raga dan budaya.

PPLN Berlin juga memanfaatkan keberadaan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman untuk menggelar dialog pemilu dalam rangka mengedukasi dan memitigasi potensi golput(golongan putih alias tidak memilih) yang tinggi akibat ketidaktahuan tentang adanya pemilu.

Roni mengakui bahwa kendala terbesar yang dihadapi adalah kepedulian pemilih pemula yang relatif rendah dan literasi tentang demokrasi di Indonesia yang belum mencukupi.

Tugas PPLN Berlin adalah mengedukasi mereka untuk mau memilih dan membuka kesadaran bahwa Indonesia dibangun oleh nilai-nilai demokrasi.

Terkait logistik pemilu, Roni mengatakan bahwa surat suara telah diterima Kedutaan Besar RI diBerlin pada 28 Desember 2023 dan telah diserahkan kepada PPLN Berlin pada 29 Desember 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.