Transparency International: Indonesia Mengalami Penurunan Indeks Persepsi Korupsi pada Tahun 2022, Terburuk Sepanjang Sejarah Era Reformasi
📅 Sabtu, 30 Des 2023, 19:56 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSementara itu, rata-rata Asia Pasifik tetap stagnan, dengan skor 45 selama empat tahun berturut-turut, dengan lebih dari 70 persen negara berada di peringkat di bawah 50. Terlepas dari kenyataan bahwa terdapat peluang yang muncul dari berbagai pertemuan puncak diplomatik yang diselenggarakan di kawasan ini. pada tahun 2022, negara-negara di Asia terus berfokus hanya pada pembangunan ekonomi dan mengabaikan prioritas lain, termasuk upaya antikorupsi.
Rekomendasi
??Transparency International Indonesia menyerukan kepada pemerintah untuk memprioritaskan komitmen antikorupsi, memperkuat checks and balances, menjunjung tinggi hak atas informasi, dan membatasi pengaruh swasta untuk akhirnya membersihkan dunia dari korupsi dan ketidakstabilan yang ditimbulkannya.
"Menjunjung tinggi sistem politik dan pemilu mendatang yang berintegritas. Presiden dan pemerintah, DPR dan partai politik, lembaga pengawasan dan pemilihan umum, serta lembaga penegakan hukum harus menjamin prinsip integritas dan antikorupsi," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
??Transparency International Indonesia juga meminta pemerintah mengupayakan antikorupsi yang lebih Berkelanjutan dalam kebijakan ekonomi.
"Pemerintah dan sektor swasta harus konsisten dalam membangun sistem antikorupsi," ujarnya.
"Pemerintah harus menjamin kebebasan sipil dan ruang sipil bagi aspirasi masyarakat dalam pembentukan peraturan hingga pelaksanaan pembangunan," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!