Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

40 Pecandu Narkoba di Kota Tanjungpinang Direhabilitasi

📅 Jumat, 29 Des 2023, 04:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
40 Pecandu Narkoba di Kota Tanjungpinang Direhabilitasi Doc: ANTARA/HO-Humas BNNK Tanjungpinang
Ket. Kepala BNNK Tanjungpinang, Kombes Pol Heryanto.

Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) merehabilitasi 40 pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika dan bahan berbahaya sepanjang tahun 2023.

"Tahun ini, tercatat sebanyak 40 pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba yang telah mengakses layanan rehabilitasi BNN," kata Kepala BNNK Tanjungpinang, Kombes Pol Heryantodi Tanjungpinang, Kamis.

Ia menyebut mereka yang terlibat penyalahgunaan narkoba itu rata-rata masih berusia produktif, yaitu kisaran 20 sampai 50 tahun.

Mereka menjalani rehabilitasi setelah secara sukarela datang melapor ke Kantor BNNK Tanjungpinang di Kelurahan Senggarang.

"Kami cuma melayani rawat jalan. Kalau rawat inap, dibawa ke Loka Rehabilitasi BNN Provinsi Kepri di Batam," ujarnya.

Heryanto menyampaikan rehabilitasi merupakan satu-satunya solusi dan kesempatan terbaik bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba untuk pulih dan memperoleh masa depan yang lebih baik.
Keberhasilan program rehabilitasi membutuhkan dukungan dan partisipasi dari masyarakat.

Oleh karena itu, katanya, selain mengembangkan fasilitas rehabilitasi di balai dan loka rehabilitasi, BNNK Tanjungpinang juga membentuk unit rehabilitasi dari kelompok masyarakat yang disebut intervensi berbasis masyarakat (IBM).

"IBM merupakan upaya intervensi berkelanjutan terhadap penyalahguna narkoba yang diselenggarakan oleh masyarakat, dari masyarakat, dan untuk masyarakat," ungkapnya.

Lanjutnya menyebut bahwa program rehabilitasi yang dilakukan BNNK Tanjungpinang tidak berhenti pada rehabilitasi medis dan sosial saja.

Usai menjalankan program rehabilitasi, sambungnya, BNNK Tanjungpinang turut menyediakan inovasi layanan pendampingan dan pemulihan atau pasca rehabilitasi kepada mantan pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba yang telah diberikan kepada 20 klien.

Inovasi tersebut diberi nama "Sampan Layar" atau sarana percepatan pelayanan pada masyarakat.

"BNNK menggandeng Rutan Kelas IA Tanjungpinang untuk melaksanakan rehabilitasi sosial dan medis kepada 40 warga binaan pecandu narkoba," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.