Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkat Inflasi Utama Turun, The Fed Berpeluang Menurunkan Suku Bunga Tahun Depan

📅 Minggu, 24 Des 2023, 04:45 WIB | Oleh:

Mulai akhir tahun 2022, Powell telah mengalihkan fokus inflasi ke layanan PCE inti, tidak termasuk perumahan, atau layanan superinti. Hal ini sesuai dengan pandangan The Fed bahwa ketatnya pasar tenaga kerja dan peningkatan pertumbuhan upah merupakan akar dari tingginya inflasi. Upah merupakan persentase biaya yang tinggi untuk bisnis jasa. Oleh karena itu, inflasi sektor jasa supercore akan mereda seiring dengan meredanya tekanan upah.

Harga untuk layanan inti nonperumahan, termasuk layanan kesehatan, potong rambut, dan perhotelan, hanya naik 0,12 persen untuk bulan kedua berturut-turut di bulan November. Tingkat inflasi jasa supercore 12 bulan turun menjadi 3,5 persen dari 3,8 persen di bulan Oktober dan 4,1 persen di bulan September.

Hal ini akan memperkuat bahwa tren disinflasi bersifat luas, sehingga memberikan jaminan kepada The Fed bahwa penurunan tekanan harga tidak mungkin terjadi.

Pendapatan Pribadi dan Pengeluaran

Indeks harga PCE dirilis bersama laporan pendapatan dan pengeluaran pribadi bulanan Departemen Perdagangan. Pendapatan pribadi naik 0,4 persen pada bulan tersebut, sejalan dengan perkiraan. Pengeluaran konsumsi pribadi naik 0,2 persen di bulan November, tidak sesuai dengan perkiraan kenaikan moderat sebesar 0,3 persen.

S&P 500

Sementara itu, S&P 500 dilaporkan naik 0,4 persen setelah data inflasi dalam aksi pasar saham awal hari Jumat. S&P 500 naik 1 persen pada hari Kamis, bangkit kembali setelah aksi jual 1,5 persen pada akhir hari Rabu. Hal ini menyusul reli sebesar 16 persen sejak 27 Oktober, yang mengangkat S&P 500 sebesar 1 persen dari rekor penutupannya pada 3 Januari 2022.

Reli S&P 500 terjadi di tengah penurunan tajam imbal hasil Treasury 10-tahun, yang penting tidak hanya untuk suku bunga hipotek dan pinjaman mobil, tetapi juga untuk penilaian saham. Analis menggunakan imbal hasil Treasury 10 tahun sebagai tingkat bebas risiko untuk mendiskontokan nilai sekarang dari pendapatan masa depan. Ketika imbal hasil 10 tahun turun, aliran pendapatan masa depan untuk perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang terlihat lebih menarik.

Pada hari Jumat, imbal hasil Treasury 10-tahun turun tiga basis poin menjadi 3,86 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.