Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Oposisi Rusia Hilang Saat Putin Berupaya Terpilih Lagi di Pilpres 2024

📅 Kamis, 21 Des 2023, 15:43 WIB | Oleh:
Pemimpin Oposisi Rusia Hilang Saat Putin Berupaya Terpilih Lagi di Pilpres 2024 Doc: AFP/Kirill Kudryavtsev
Ket. Tokoh oposisi Rusia yang dipenjara, Alexei Navalny, muncul melalui tautan video di pengadilan distrik Basmanny di Moskow pada 26 April 2023.

PARIS - Di wilayah Vladimir Rusia, 100 kilometer sebelah timur Mosko, Alexei Navalny dijadwalkan hadir di pengadilan pada Senin (18/12), meskipun hanya melalui tautan video dari penjara tempat dia ditahan sejak 2021.

Mengutip France24, para hakim akan mendengarkan tujuh kasus yang dituduhkan kepada pemimpin oposisi tersebut. Ia menjalani hukuman hampir 30 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas kejahatan termasuk penipuan, fitnah, dan ekstremisme.

Ketika dia tidak hadir di pengadilan, hakim memutuskan untuk menunda persidangan "sampai keberadaan Navalny 'ditetapkan'," tulis sekretaris persnya, Kira Yarmysh, di platform media sosial X.

Dia mengatakan tim Navalny menghubungi hampir 200 pusat penahanan pra-sidang di Rusia dengan harapan bisa melacak pemimpin oposisi tersebut, namun tidak berhasil.

Penghilangan Paksa

Tim Navalny terakhir mendengar kabar darinya pada 5 Desember. Pengacara tidak diberi akses untuk menemuinya di penjara pada 6 Desember tanpa penjelasan, kata Yarmysh.

Namun ketidakhadirn Navalny bahkan di sidang pengadilan meningkatkan kekhawatiran internasional atas kesejahteraannya.

"Saya sangat khawatir pihak berwenang Rusia tidak akan mengungkapkan keberadaan dan kesejahteraan Tuan Navalny dalam jangka waktu yang lama, yang berarti penghilangan paksa," kata Mariana Katzarova, pelapor khusus PBB untuk hak asasi manusia di Federasi Rusia, dalam sebuah pernyataan pada 18 Desember.

Hilangnya Navalny sepertinya terjadi pada waktunya. Putin pada 8 Desember mengumumkan pencalonannya dalam pemilihan presiden (pilpres) Rusia pada 17 Maret 2024, dan diperkirakan akan menang.

Putin mengawasi perubahan konstitusi pada 2021 yang memungkinkan dia untuk mencalonkan diri untuk dua masa jabatan enam tahun lagi, yang berarti dia dapat tetap berkuasa hingga 2036. Dia sudah menjadi pemimpin Kremlin yang paling lama menjabat sejak diktator Soviet Josef Stalin, yang meninggal pada 1953.

Navalny telah mempertaruhkan nyawanya dengan memposisikan dirinya sebagai pengkritik Putin yang paling vokal di Rusia yang semakin represif. Dia selamat dari keracunan novichok - sekelompok agen syaraf yang dikembangkan oleh Uni Soviet - pada 2020 dan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memulihkan diri di Jerman.

Kritikus Putin lainnya dan pemimpin kelompok tentara bayaran Wagner, Yeggeny Priggozhin, tewas dalam kecelakaan pesawat pribadi dua bulan setelah melancarkan 'kudeta' yang dibatalkan di Moskow.

Meskipun ada kekhawatiran yang masuk akal atas keselamatan Navalny, kemungkinan alasan lain atas hilangnya Navalny mungkin lebih biasa.

"Sangat umum bagi narapidana untuk menghilang selama beberapa minggu saat dipindahkan [antar penjara]," kata Oleg Kozlovsky, spesialis Rusia di Amnesty International."Hipotesis yang paling mungkin adalah dia telah dipindahkan ke koloni khusus di suatu tempat yang jauh dari tempat dia ditahan sampai sekarang."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.