Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Minim Sentimen Internal

📅 Rabu, 20 Des 2023, 09:33 WIB | Oleh:
Minim Sentimen Internal Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah dalam perdagangan tengah pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen eksternal, terutama perkembangan ekonomi di Amerika Serikat (AS).

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede memperkirakan rupiah akan bergerak melemah terbatas. Hal itu sejalan dengan proyeksi penurunan pembangunan rumah di AS serta perizinan pembangunan sehingga terdapat kekhawatiran dengan suplai perumahan di Negeri Paman Sam.

Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (20/12), bergerak di kisaran 15.475-15.575 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Selasa (19/12), menguat sebesar empat poin atau 0,03 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.506 rupiah per dollar AS. Penguatan rupiah ditopang ekspektasi pasar terkait pemangkasan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) atau Fed Funds Rate (FFR).

"Belum ada perubahan sentimen mengenai ekspektasi pasar soal pemangkasan suku bunga acuan AS. Tidak ada data baru dari AS yang dirilis Senin kemarin," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, kemarin.

Survei CME FedWatch Tool menunjukkan probabilitas pemangkasan suku bunga acuan AS terjadi pada 2024 masih besar, yang dimulai pada Maret. Pasar menantikan data-data ekonomi penting baru khususnya dari AS pekan ini yang mulai dirilis malam ini untuk mengonfirmasi ekspektasi pemangkasan suku bunga tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

34 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.