Khofifah Dorong Peran Studi Islam untuk Wujudkan Kedamaian Sosial dan Pembangunan Berkelanjutan
📅 Minggu, 17 Des 2023, 10:32 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Koran Jakarta / Selocahyo
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membuka secara resmi The 3rd International Conference On Research And Community Service (ICORCS) 2023 atau konferensi internasional tentang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas KH. Abdul Chalim (UKHAC), Pacet, Mojokerto, di Surabaya, Jum'at (15/12) malam.
ICORCS ketiga ini dihadiri sejumlah ulama internasional dari berbagai negara dunia. Diantaranya guru besar dari Mesir Prof. Dr. Syeikh M. Abdussomad Muhanna dan Prof. Dr. Syeikh Abdul Aziz as-Shahawi, guru besar dari Yordania Prof. Dr. Amjad Ahmad Ali, Guru besar dari Tunisia Prof. Dr. Abdulatif Bouazizi, dan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Prof. Dr. Zuhair al-Shun.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengajak peserta yang hadir untuk menyamakan visi penguatan Studi Islam dan Perannya untuk mewujudkan kedamaian sosial dan pembangunan berkelanjutan.
Salah satu yang telah berhasil dan masif dilakukan Gubernur Khofifah di Jawa Timur dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan adalah gerakan sedekah oksigen.
Gerakan sedekah oksigen tersebut dimanifestasikan dengan melakukan penanaman mangrove secara masif di berbagai titik di Jatim. Hal ini ia harapkan bisa turut dilakukan di banyak daerah di dunia global demi menepis dampak global warming.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Betapa banyak daerah yang membutuhkan tangan dingin kita untuk menanam mangrove dimana saja, dan semuanya sebetulnya pada posisi bagaimana bersama bersedekah oksigen untuk dunia," ajaknya.
"Indonesia ini paru-paru dunia, maka kita harus mendedikasikan alam yang luas ini untuk bisa diserap, dikonsumsi oksigennya oleh dunia," imbuhnya
Selain itu, Ia mengatakan bahwa terkait sustainable development antara lain dari kemampuan dalam menjaga daya dukung alam dan lingkungan. Tanaman mangrove di pulau Jawa, 50 persennya ada di Jawa Timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu menurutnya, sedekah oksigen dengan menanam mangrove dapat memberikan berbagai manfaat untuk keberlangsungan oksigen dunia.
"Tanaman mangrove bisa menyerap CO2 sampai lima kali lebih besar daripada tanaman yang lainnya. Kalau menanam mangrove ini tumbuh bisa jadi jariyah kita bersama. Hampir tiap bulan dua kali saya menanam mangrove keliling di berbagai daerah," kata Gubernur Khofifah.
"Oleh karena itu, referensi sesederhana ini barangkali bisa menjadi catatan rekomendasi dari seminar internasional kali ini," tandasnya.
Kemudian, Gubernur Khofifah juga menyampaikan bahwa Forkompinda Jawa Timur telah mengumpulkan donasi untuk masyarakat Palestina dan telah dikirim dengan KRI beberapa waktu yang lalu.
"Kami mengumpulkan donasi untuk Palestina, dan kapal perang KRI yang mengirim sudah berjalan tanggal 29 November yang lalu. Harapannya bantuan kita sampai kepada yang mestinya menerima" ungkapnya.
Pada kesempatan itu pula, Gubernur Khofifah dengan khidmat berbaur dengan semua yang hadir bersama-sama melantunkan Sholawat atas Nabi Muhammad SAW.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!