Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Terus Kembangkan Pemanfaatan Potensi Komoditas Kelapa di Gorontalo

📅 Kamis, 14 Des 2023, 03:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Terus Kembangkan Pemanfaatan Potensi Komoditas Kelapa di Gorontalo Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Gorontalo
Ket. Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengunjungi Desa Dunggala, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo.

Kabupaten Gorontalo - Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan pemkab setempat terus mengembangkan pemanfaatan potensi komoditas kelapa di daerah itu.

"Untuk itu saya mendorong program pembibitan kelapa," ucap dia setelah mengunjungi Desa Dunggala, Kecamatan Batudaadi Gorontalo, Rabu.

Nelson Pomalingo yang juga Ketua Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (Kopek) ttu, mengatakan pembibitan kelapa harus dilakukan dengan benar agar menghasilkan kualitas unggul. Kualitas kelapa akan menentukan hasil produksi.

Ia menyebut beberapa varietas kelapa unggulan yang tersebar di Gorontalo, seperti Panua dari pohon induk Popayato di Kabupaten Pohuwato, Kramat dari pohon induk Mananggu Kabupaten Boalemo, dan Molowahu dari induk Tibawa Kabupaten Gorontalo. Semua varietas tersebut telah memiliki sertifikat secara nasional dan memiliki produktivitas tinggi.

"Menanam kelapa tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga memberikan dampak ekologis dan keindahan estetika, di Desa Dunggala, kelebihan bibit kelapa ini memiliki ciri khas berbunga relatif cepat, mulai berbuah sejak berusia lima hingga enam tahun," ujar Bupati Nelson.

Pada September 2023, pemerintah daerah telah merayakan World Coconut Day (WCD), suatu acara global untuk menghargai keragaman dan manfaat kelapa.

Perayaan berskala internasional itu menjadi momentum untuk mendalami pemahaman tentang kelapa dari aspek ekonomi, ekologi, hingga keindahan.

Dia mengatakan WCD dapat menjadi momentum awal untuk menjalin berbagai kolaborasi bisnis yang serius dan berdampak, yang sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan yang lestari dan berkelanjutan.

Ia mengungkapkan dengan mempromosikan rantai nilai yang berkelanjutan, World Coconut Day bertujuan meningkatkan akses pasar, membangun kepercayaan konsumen dan memastikan keberlanjutan sosial, lingkungan dan ekonomi lestari dari industri kelapa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.