Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Kembangkan Bisnis Baru

📅 Kamis, 14 Des 2023, 04:00 WIB | Oleh:
Bekasi Kembangkan Bisnis Baru Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Kilang minyak dan gas milik PT Bina Bangun Wibawa Mukti, BUMD milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat di Desa Kedungjaya, Kecamatan Babelan.

BEKASI - Sebagai langkah mengantisipasi kelangkaan minyak dan gas yang menjadi lini usaha utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Bekasi, mulai mengembangkan bisnis baru di lingkungan PT Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM).

Direktur Utama BBWM, Prananto Sukodjatmoko, mengatakan ada delapan konsep bisnis baru yang tengah diusulkan kepada pemerintah daerah. Ini menjadi bagian dari upaya diversifikasi usaha, antara lain, pembangkit listrik tenaga surya.

"Pengembangan bisnis ini menjadi upaya wajib untuk mempertahankan perusahaan. Kami telah berkomitmen untuk menyalurkan listrik dari panel surya buat PDAM Tirta Bhagasasi baik di kantor maupun instalasi pengelolaan air," ujar Prananto, sebagaimana dikutip Antara, di Bekasi, Rabu (13/12).

Konsep bisnis lain yang dikembangkan adalah stasiun pengisian kendaraan listrik umum, penyewaan kendaraan listrik, pendirian batching plant, marketplace UMKM khusus Kabupaten Bekasi Bebeli. Kemudian, pengelolaan sampah berteknologi di Burangkeng, parkir, hingga pengelolaan aset.

Soal Birokrasi

Prananto menuturkan, konsep pengembangan bisnis ini kerap tertahan urusan birokrasi. Maka, dia memerlukan dukungan segenap pihak untuk memulai lini usaha baru. Ini terlebih mayoritas pemilik saham dipegang unsur pemerintah daerah.

"Memang perlu dukungan penuh dari daerah baik pemerintah maupun legislatif. Ini yang diupayakan agar pengembangan bisnis terutama untuk energi terbarukan mendapat dukungan penuh," ucapnya. Prananto menyatakan, pengembangan konsep bisnis baru didasari perubah an penerapan energi terbarukan yang harus segera dilakukan untuk mencegah ketergantungan pada energi fosil yang kian menipis.

"Memang kalau hanya mengandalkan fosil, akan sangat terbatas. Bisa jadi kandungan migas di Kabupaten Bekasi yang tersisa hanya cukup untuk tiga tahun ke depan," katanya. Sejak berdiri pada tahun 2002, kandungan minyak dan gas kilang Tambun Field di Desa Kedungjaya, Kecamatan Babelan terus berkurang secara signifikan dengan capaian produksi gas tertinggi 15 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) pada tahun 2012.

Setelah 2012 kandungan energi fosil kilang BBWM semakin berkurang. Bahkan tahun ini capaian gas hanya 3 million standard cubic feet per day (mmscfd) dan hanya 1 mmscfd yang bisa digunakan. Kondisi ini membuat operasional kilang dihentikan sementara.

"Memang sejak Oktober, kami shutdown karena kondisi tidak memungkinkan. Alat yang kami miliki tidak mampu lagi menjangkau gas yang terkandung karena memang sudah menipis," ucapnya.

Dia mengaku sempat mencoba teknik alternatif mengambil gas melalui skema penyerapan gas dengan lebih menurunkan level alat yang dimiliki, namun tidak berhasil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.