Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memalukan, Pemerintah Selalu Gagal Atasi Lonjakan Harga Cabai

📅 Selasa, 12 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Potensi Ekonomi Desa

Pakar pertanian dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Jawa Timur, Surabaya, Zainal Abidin, juga sependapat dengan Yakub. Zainal mengkritisi kenaikan harga cabai yang selalu terulang setiap tahun dan hanya menguntungkan pihak pedagang.

"Memang itu selalu terulang karena ulah pedagang. Hal itu lebih parah karena tidak ada transfer payment pada petani cabai di desa, sehingga sebagai produsen mereka sama sekali tidak ikut menikmati lonjakan harga ini. Keuntungan hanya dirasakan pedagang. Ini hanya permainan mereka. Padahal secara agroclimate, komoditas ini adalah potensi perekonomian masyarakat desa," kata Zainal.

Zainal mengusulkan agar komoditas cabai yang mudah rusak, oleh petani dan melalui kelompok-kelompok tani mengolahnya sebagai tepung cabai, karena teknologinya sederhana, apalagi kalau didukung pemerintah pasti bisa dilakukan.

Wakil Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Jatim, Nanang Triatmoko, baru-baru ini mengatakan tingginya harga cabai rawit merah disebabkan stok yang menipis, dan belum memasuki masa tanam.

Secara terpisah, Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, mengatakan berlarut-larutnya masalah lonjakan harga cabai karena pemerintah terlalu fokus urus pemilu, lupa mengendalikan harga bahan pokok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.