Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ilmuwan Ciptakan AI dari Sel Otak Manusia yang Hidup

📅 Selasa, 12 Des 2023, 13:56 WIB | Oleh:

Titouan Parcollet dari Universitas Cambridge, yang bekerja di bidang pengenalan suara konvensional, tidak mengesampingkan peran biokomputasi dalam jangka panjang.

"Namun, mungkin salah juga jika kita berpikir bahwa kita memerlukan sesuatu seperti otak untuk mencapai apa yang sedang dilakukan pembelajaran mendalam," kata Parcollet.


"Model pembelajaran mendalam saat ini sebenarnya jauh lebih baik daripada otak mana pun dalam tugas-tugas spesifik dan bertarget," ujarnya.

Tugas Guo dan timnya sangat disederhanakan sehingga hanya mengidentifikasi siapa yang berbicara, bukan apa yang dibicarakan, katanya. "Hasilnya tidak terlalu menjanjikan dari sudut pandang pengenalan suara."

Bahkan jika kinerja Brainoware dapat ditingkatkan, masalah besar lainnya adalah organoid hanya dapat dipertahankan selama satu atau dua bulan. Timnya sedang berupaya memperluas ini.

"Jika kita ingin memanfaatkan kekuatan komputasi organoid untuk komputasi AI, kita benar-benar perlu mengatasi keterbatasan tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.