Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Skybridge' Permudah Akses Transportasi Massal

📅 Senin, 11 Des 2023, 04:00 WIB | Oleh:
“Skybridge' Permudah Akses Transportasi Massal Doc: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Ket. Masyarakat menggunakan Skybridge Bojonggede, Kabupaten Bogor, usai diresmikan, Sabtu (9/12). Skybridge penghubung stasiun dengan Terminal Bojonggede tersebut resmi beroperasi dan sebagai solusi pemecah kemacetan wilayah setempat.

BOGOR - Kehadiran jembatan Bojonggede diharapkan semakin memudahkan masyarakat meng akses transportasi massal. Terlebih, pengguna KRL di Bojonggede jumlahnya sangat massif.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan itu saat meresmikan pengoperasian Skybridge atau Jembatan Penyeberangan Layang. Jembatan menghubungkan Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) Bojonggede dengan Terminal Tipe C Kabupaten Bogor, Sabtu.

"Kehadiran jembatan membuat perjalanan lebih tertib dan nyaman. Kita harapkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal di daerah Bojonggede dan sekitarnya semakin meningkat," kata Menhub dikutip Antara, saat peresmian di Kabupaten Bogor, Sabtu.

Stasiun Bojonggede merupakan stasiun komuter terpadat keempat di Jabodetabek, setelah Stasiun Tanah Abang, Stasiun Bogor, dan Stasiun Bekasi. Budi menyampaikan, jembatan dengan panjang 243 meter dan lebar 3 meter ini, dibangun Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Biaya diambil dari APBN sebesar 18,33 miliar. Pembangunan juga bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor yang membantu pembebasan lahan.

Menhub menuturkan, pemerintah terus mendorong masyarakat beralih ke transportasi massal. Ini untuk mengatasi kemacetan, polusi udara, tingginya angka kecelakaan, dan permasalahan lainnya.

Dalam membangun transportasi massal, kita harus memikirkan agar masyarakat dapat dengan mudah menggunakan angkutan umum dari rumah ke tempat tujuan. "Jadi, integrasi antarmodanya benar-benar dipikirkan dengan baik dan harganya terjangkau," tuturnya.

Lebih lanjut Menhub mendorong partisipasi aktif pemerintah daerah, untuk mendukung upaya meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi massal. Pemerintah terus memikirkan cara menyediakan angkutan first mile. Ini adalah angkutan dari rumah menuju simpul transportasi. Sedangkan last mile, angkutan dari simpul transportasi ke tujuan dan sebaliknya.

Berkolaborasi

Dalam kesempatan sama, Plt Kepala BPTJ, Suharto terus berkolaborasi dengan Pemkab Bogor untuk mengembangkan Skybridge dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) atau Pembangunan Berorientasi Transit. Menurut Suharto, setelah diresmikan, jembatan ini diserahterimakan kepada pemerintah kabupaten. Jembatan akan dikelola bersama PT Kereta Commuter Indonesia.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan 35 unit halte untuk mendukung pengoperasian angkutan umum di Kota Bogor dengan skema Buy The Service (BTS) BISKITA Transpakuan Bogor.

Sementara itu, pengamat transportasi Yayat Supriatna mengungkapkan, kehadiran Skybridge ini sangat penting untuk meningkatkan layanan transportasi massal berkeselamatan. Dengan pengoperasian skybridge, pengguna KRL dari arah sisi selatan atau dari arah Jalan Raya Bojonggede, tak lagi harus keluar masuk pintu stasiun di pinggir jalan. Hal itu seringkali menimbulkan kemacetan.

Aksesnya dialihkan lewat Skybridge dari arah terminal ke Stasiun KRL Bojonggede dan sebaliknya. Ini hanya menempuh waktu sekitar 3 menit untuk sekali melintas. Dalam kesempatan ini, juga diserahkan helm dan jaket keselamatan kepada para komunitas sepeda motor. Mereka menjadi agen pelopor keselamatan jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.