Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Orasi Ilmiah Gelar Profesor Kehormatan, Kepala OIKN: Pandemi Ungkap Tantangan Penting Perkotaan Asia

📅 Minggu, 10 Des 2023, 04:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Orasi Ilmiah Gelar Profesor Kehormatan, Kepala OIKN: Pandemi Ungkap Tantangan Penting Perkotaan Asia Doc: ANTARA/HO-Undip Semarang
Ket. Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menyampaikan orasi ilmiah atas gelar profesor kehormatan (honoris causa) bidang keahlian kota layak huni dan berkelanjutan dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di Semarang, Sabtu (9/12/2023).

Semarang - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono menilai pandemi COVID-19 mengekspos dua tantangan penting bagi pengembangan perkotaan di Asia, yakni permasalahan kepadatan dan perlindungan sosial.

"Masa depan Asia adalah perkotaan," kata diadalam orasi ilmiah saat mendapat gelar profesor kehormatan (honoriscausa) bidang keahlian kota layak huni dan berkelanjutan dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di Semarang, Sabtu.

Kota-kota di Asia, katadia, berkembang pesat karena dorongan peluang ekonomi dan sosial.

Pertumbuhan yang pesat tersebut, menurut dia, juga menimbulkan tantangan dan permasalahan, antara lain kesenjangan ekonomi, berkurangnya kohesi sosial, degradasi lingkungan, serta risiko bencana.

Bambang menawarkan pendekatan "5D" dalam membangun kota masa depan yang layak huni.

Ia menjelaskan desain spasial perlu ditinjau ulang agar lebih terdesentralisasi dan lebih mampu mengatasi berbagai guncangan.

Kepadatan atau density, kata dia, dapat memberi kerugian sekaligus keuntungan, terutama saat pandemi COVID-19.

Keragaman (diversity), katadia, menyadarkan pentingnya kemudahan layanan dasar bagi warga kota tanpa terkecuali saat pandemi lalu.

Ia mengatakan digitalisasi membuka peluang bagi usaha mikro dan kecil serta mendorong otomasi yang humanis bagi masyarakat dalam mengonsumsi barang dan jasa.

Isu dekarbonisasi, menurut dia, berkaitan dengan perubahan iklim dan berbagai permasalahan yang akan mewarnai pembangunan dan pengelolaan kota.

"Kehidupan perkotaan yang rendah karbon menjadi sangat penting dalam manajemen pembangunan kota," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.