Tiongkok Diskon Biaya Visa Kunjungan di Seluruh Kedutaan
📅 Sabtu, 09 Des 2023, 09:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
BEIJING - Pemerintah Tiongkokmemberikan potongan biaya visa kunjungan sebesar 25 persen dari harga normal bagi warga negara asing yang ingin masuk ke negara tersebut.
"Sebagai tindakan sementara, kedutaan dan konsulat Tiongkok akan mengenakan biaya 75 persen dari biaya visa sebelumnya mulai 11 Desember 2023 hingga 31 Desember 2024," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin dalam konferensi pers rutin di Beijing, Tiongkokpada Jumat (8/12).
Wang Wenbin menyebut kebijakan tersebut diambil karena Tiongkokingin lebih memfasilitasi warga negara asing masuk.
"Setelah Tiongkokmulai menetapkan Covid-19 sebagai penyakit menular Kelas B mulai 8 Januari 2023, pemerintah telah menyesuaikan kebijakan visa dan aturan masuk bagi warga negara asing untuk memfasilitasi perjalanan lintas batas," tambah Wang Wenbin.
Namun untuk ketentuan lebih jelas, Wang Wenbin menyebut warga negara asing yang ingin datang ke Tiongkok dapat berkonsultasi lebih dulu dengan kedutaan dan konsulat Tiongkokdi negara tersebut.
"Ini berlaku untuk semua kedutaan dan konsulat Tiongkokdi luar negeri," ungkap Wang Wenbin.
Kebebasan bebas visa unilateral (sepihak) bagi warga dari sejumlah negara sebelumnya sudah diberlakukan oleh Pemerintah Tiongkok.
Pemerintah Tiongkok telah menerapkan bebas visa selama 15 hari bagi warga negara Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol dan Malaysia sejak 1 Desember 2023 hingga November 2024.
Kebijakan itu lalu dibalas oleh pemerintah Malaysia dengan menerapkan kebijakan bebas visa selama 30 hari bagi warga negara Tiongkok yang ingin datang ke Malaysia per 1 Desember 2023, sehingga bebas visa Tiongkok dan Malaysia telah bersifat timbal balik (resiprokal).
Sedangkan pemerintah Singapura juga merencanakan untuk memberikan fasilitas bebas visa bagi warga Tiongkok yang ingin masuk ke negaranya mulai awal 2024.
Indonesia sedang membicarakan kebijakan bebas visa unilateral terhadap 20 negara untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pada Kamis (7/12) menyebut ke-20 negara itu adalah Australia, Tiongkok, India, Korea Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Qatar, Uni Ermirat Arab, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Rusia, Taiwan, Selandia Baru, Italia, dan Spanyol. Dua negara lainnya, Sandi menyebutkan merupakan negara dari Timur Tengah.
Menurutnya, dengan penambahan 20 negara bebas visa kunjungan itu, maka akan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara yang akan menambah konsumsi domestik, menarik investasi dan juga membuka lebar pengembangan ekonomi digital.
Usulan 20 negara tersebut telah diajukan ke Presiden Joko Widodo. Setelahnya, Presiden Jokowi menugaskan jajaran kementerian agar menyempurnakan usulan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!