Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Selidiki Kemitraan Microsoft dan OpenAI

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 14:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inggris Selidiki Kemitraan Microsoft dan OpenAI Doc: Bloomberg/GI/Justin Sullivan
Ket. CEO Microsoft Satya Nadella (kanan) berbicara di atas panggung bersama Sam Altman dalam acara OpenAI DevDay pada 6 November 2023.

LONDON - Pengawas persaingan usaha Inggris mengumumkan pada Jumat (8/12), mereka sedang menyelidiki apakah kemitraan antara raksasa teknologi AS Microsoft dan pengembang kecerdasan buatan OpenAI menyerupai merger.

Otoritas Persaingan dan Pasar (CMA) mengatakan pihaknya sedang mencari komentar dari "para pihak dan pihak ketiga yang berkepentingan".

Mereka ingin mengetahui apakah kemitraan tersebut "termasuk perkembangan terkini" telah "menghasilkan situasi merger yang relevan dan, jika demikian, dampak merger tersebut terhadap persaingan di Inggris".

Microsoft mengumumkan pada akhir November bahwa perwakilan dari raksasa perangkat lunak tersebut telah diberikan kursi di dewan startup sebagai pengamat.

Hal ini terjadi beberapa hari setelah OpenAI dilanda kekacauan pada tanggal 17 November ketika dewan perusahaan memecat CEO Sam Altman dan mempekerjakannya kembali beberapa hari kemudian ketika staf dan investor memberontak.

CMA menjelaskan kriteria yang memenuhi "situasi merger yang relevan" dapat mencakup "akuisisi kepemilikan saham minoritas atau, dalam keadaan tertentu, pengaturan komersial seperti pengaturan outsourcing".

CMA baru-baru ini mencatat bahwa pesatnya perkembangan AI menghadirkan peluang dan risiko bagi persaingan dan perlindungan konsumen, dan menekankan "perlunya persaingan berkelanjutan" antar pemain di sektor ini.

Dalam pernyataan yang dikirim ke AFP, presiden Microsoft Brad Smith mengatakan, "Sejak 2019, kami telah menjalin kemitraan dengan OpenAI yang telah mendorong lebih banyak inovasi dan persaingan AI, sekaligus menjaga independensi kedua perusahaan."

"Satu-satunya hal yang berubah adalah Microsoft sekarang akan memiliki pengamat non-voting di dewan OpenAI, yang sangat berbeda dari akuisisi seperti pembelian DeepMind oleh Google di Inggris.

"Kami akan bekerja sama dengan CMA untuk memberikan semua informasi yang dibutuhkan," tambahnya.

CMA pada bulan Oktober menyetujui akuisisi Activision Blizzard senilai 69 miliar dollar AS oleh pembuat Xbox, Microsoft, yang video gamenya mencakup "Call of Duty" dan "Candy Crush", setelah sebelumnya memblokir kesepakatan tersebut karena masalah persaingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.