Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dunia Butuh Tambahan Pasokan Pangan 56 Persen

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dihubungi terpisah, pengamat maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Centre (IKAL SC), Marcellus Hakeng Jayawibawa, mengatakan pangan dari laut sangat bisa diandalkan mengatasi ancaman defisit pangan di masa depan. Sebab, populasi terus meningkat, tetapi produktivitas pangan daratan turun. Indonesia, jelasnya, tidak mengalami kendala dengan ancaman defisit pangan daratan jika potensi kelautan dimanfaatkan secara serius.

Sementara itu, pengamat ekonomi dari STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, mengatakan pertanian daratan memiliki keterbatasan lahan yang tidak mungkin diperluas lagi. Oleh karena itu, fokus beralih ke pangan biru menjadi langkah yang krusial dalam mencapai ketahanan pangan global.

"Pangan biru mengacu pada pemanfaatan sumber daya laut dan air tawar untuk memenuhi kebutuhan pangan dunia. Penggunaan sumber daya laut, seperti perikanan berkelanjutan dan budi daya laut, menjadi elemen utama dalam konsep pangan biru," kata Aditya saat dihubungi, Jumat (8/12).

Selain itu, optimilisasi penggunaan air tawar untuk kegiatan pertanian perairan juga menjadi bagian integral dari solusi pangan biru. Pendekatan itu tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mengurangi tekanan terhadap lahan daratan yang semakin terbatas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.