Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

128 Tahun Berdayakan UMKM, Bank BRI Menuju 'The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia'

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 10:32 WIB | Oleh:

Debitur KUR yang naik kelas juga mencapai 53 persen dari total debitur KUR. Hal itu mengindikasikan penerima KUR khususnya pelaku UMKM semakin menyebar dan kapasitas usahanya makin meningkat.

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari mengatakan debitur baru penerima KUR dari Bank BRI lebih tinggi dari target yang dipatok Pemerintah. Hingga September 2023, tercatat debitur KUR baru telah mencapai 1,44 juta penerima atau 105,82 persen dari target 1,36 juta debitur.

Seiring dengan kebijakan graduasi atau UMKM naik kelas, maka pada periode Januari-September 2023, perseroan dengan kode perdagangan BBRI itu telah berhasil mendorong 2,3 juta debitur naik kelas. Sebanyak 351 ribu pelaku usaha naik kelas dari KUR Super Mikro ke KUR Mikro. Kemudian 1,9 juta debitur naik dari KUR Mikro ke KUR Kecil dan dari KUR Kecil ke Kredit Komersial mencapai 13 ribu debitur.

Alokasi penyaluran KUR dari Pemerintah ke Bank BRI sendiri pada tahun ini diturunkan targetnya dari semula 270 triliun rupiah menjadi 194,4 triliun rupiah. Penurunan itu, karena target KUR secara nasional direvisi Pemerintah dari semula 450 triliun rupiah menjadi 297 triliun rupiah. Artinya, Bank BRI diberi alokasi 65,45 persen dari Pemerintah.

Dari 194,4 triliun rupiah jelas Supari, hingga Oktober 2023, perseroan telah menyalurkan KUR sebesar 123,51 triliun rupiah kepada 2,7 juta debitur atau 63 persen.

Pengakuan Dunia

Pengakuan akan bisnis Bank BRI itu bukan hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari dunia internasional. Dua mantan Direktur Utama Bank BRI yakni Rudjito dan Suprajarto tercatat pernah diundang sebagai pembicara dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).

Perseroan juga menggemparkan dunia setelah tercatat sebagai satu-satunya bank di Indonesia yang mengoperasikan satelit sendiri yaitu BRISat yang memungkinkan bank memberi layanan dengan jangkauan hingga ke pelosok Tanah Air.

Bank BRI juga masuk dalam daftar Forbes Global 2.000 tahun 2023 dan menjadi perusahaan terbesar di Indonesia diantara 8 perusahaan asal Indonesia. BRI tercatat sebagai perusahaan publik di peringkat 307 dunia meningkat dibandingkan pencapaian tahun lalu di peringkat 349 dunia. Daftar Forbes 2.000 sendiri berisikan 2.000 perusahaan publik terbesar di dunia berdasarkan penjualan (sales), laba (profit), aset (assets), dan nilai pasar (market value).

Transformasi Bisnis

Berada pada posisi teratas dalam pangsa pasar pembiayaan UMKM dan menjadi bank dengan laba tertinggi pada dua dekade terakhir, tidak lantas membuat jajaran manajemen perseroan berpuas diri. Seiring dengan era digital banking, di bawah komando Direktur Utama Bank BRI, Sunarso, perseroan pun melakukan transformasi bisnis.

Melalui transformasi bisnis itu, jajaran direksi menyiapkan strategi untuk tumbuh secara berkelanjutan. Strategi pertama menurut Sunarso adalah mendorong nasabah eksisting yang sudah mendapatkan program-program pemberdayaan dan pendampingan untuk naik kelas.

Kemudian, strategi kedua adalah mencari sumber pertumbuhan baru dengan menyasar segmen ultra mikro. Dengan kekuatan jaringan, perseroan membentuk holding ultra mikro bersama Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Pegadaian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.