Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

128 Tahun Berdayakan UMKM, Bank BRI Menuju 'The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia'

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 10:32 WIB | Oleh:

Selain itu, segmen UMKM terbukti tangguh dalam beberapa krisis seperti krisis moneter 1997-1998 dan krisis ekonomi global pada 2008. UMKM hanya mengalami tekanan saat pandemi Covid-19 merebak di dunia, namun mereka dalam waktu cepat bisa recovery.

Relatif tangguhnya UMKM itu terhadap krisis karena sebagian besar menggunakan modal sendiri dan produk, bahan baku serta pasarnya adalah lokal, sehingga tidak terlalu terpengaruh dengan fluktuasi suku bunga dan depresiasi nilai tukar.

Saking setianya melayani segmen UMKM, portofolio Bank BRI ke segmen tersebut terus tumbuh dari 935,86 triliun rupiah pada kuartal III-2022 menjadi 1.038,86 triliun rupiah pada kuartal III-2023 atau tumbuh 11,01 persen. Porsi kredit UMKM Bank BRI pun mencapai 83,06 persen dari total portofolio.

Direktur Utama BBRI Sunarso dalam paparan kinerja tengah tahun Bank BRI, mengatakan pencapaian penyaluran kredit ke segmen UMKM pada kuartal II-2023 yang tembus 1.000 triliun rupiah sebagai rekor yang membanggakan.

"Ini angka UMKM pertama di BRI sudah pasti perdana di Indonesia dimana kredit UMKM tembus di atas 1.000 triliun rupiah," kata papar Sunarso.

Pengakuan atas keberpihakan Bank BRI membiayai UMKM itu juga datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka UMKM Expo Brilianpreneur 2023 Crafting Global Connection di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (7/12).

Presiden Jokowi mengatakan penyaluran kredit UMKM oleh bank BUMN paling besar di Bank BRI dengan pangsa 83 persen dari total penyaluran kreditnya.

"Memang UMKM ini yang pegang memang hampir semua dipegang BRI, bank yang lain nggak diberi peluang," kata Presiden.

Kendati pangsa kredit UMKM di Bank BRI sudah sangat dominan, namun secara nasional pembiayaan ke UMKM baru mencapai 21 persen dari total kredit perbankan. Jika dibanding dengan Tiongkok dan Jepang dengan pangsa 65 persen, dan India yang mencapai 50 persen, pangsa kredit ke UMKM di Indonesia masih tertinggal.

"Saya selalu mendorong agar pembiayaan ke UMKM harus dipermudah, agar bisa naik kelas," harap Presiden.

Penyalur KUR Terbesar

Kontribusi Bank BRI dalam mendukung program Pemerintah juga terlihat pada perannya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melaporkan hingga 30 November 2023, penyaluran KUR secara nasional sudah mencapai 229,95 triliun rupiah kepada 4,12 juta debitur atau 77,42 persen dari target tahun ini sebesar 297 triliun rupiah.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Ferry Irawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/12) memaparkan, penerima KUR tahun ini didominasi debitur yang baru pertama kali mengajukan aplikasi yaitu 70 persen dari total penerima KUR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.