Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pembangunan Huntara Pengungsi Tanah Retak di Ponorogo Capai 63 Persen

3 Jumat, 08 Des 2023, 21:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pembangunan Huntara Pengungsi Tanah Retak di Ponorogo Capai 63 Persen Gerak Cepat, Pembangunan Huntara Pengungsi Tanah Retak di Ponorogo Capai 63 Persen Doc: ANTARA/HO - BPBD Ponorogo
Ket. Pekerja mengerjakan pembangunan hunian sementara atau huntara di kawasan hutan petak 149 Linggur Mojo, Sawoo, Ponorogo, Rabu (6/12/2023).

Ponorogo - Gerak cepat, BPBD Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mengonfirmasi pembangunan huntara (hunian sementara) untuk pengungsi korban tanah retak di lingkungan Desa Tumpuk Kecamatan Sawoo saat ini telah mencapai 63 persen.

"Terus kami kebut meski ada beberapa kendala di lapangan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun di Ponorogo, Jumat.

Kendala dimaksud bersifat teknis. Hal itu disebabkan medan menuju lokasi pembangunan huntara yang berada di petak 149 Linggur Mojo cukup sulit.

Kondisi itu diperparah dengan cuaca saat ini yang cenderung basah, dimana saat turun hujan jalur berlumpur sehingga armada pengangkut bahan bangunan tidak bisa bergerak dengan efisien.

"Memang ada perlambatan pengiriman material bangunan karena kondisi medannya sulit," kata Masun.

Namun, lanjut dia, pihaknya memastikan target pembangunan huntara untuk para pengungsi tersebut akan selesai pada akhir Desember ini.

Termasuk pembangunan fasilitas umum untuk para pengungsi, seperti aliran listrik, instalasi air bersih dan toilet umum.

"Listrik masih kita koordinasikan bersama PLN pekan ini semoga rampung, untuk air kita gunakan air tanah tapi perlu kajian paling tidak tiga pekan ke depan," katanya.

Dijelaskan, jumlah pengungsi tanah retak berjumlah 42 KK. Dari jumlah itu, yang masih bertahan di Gedung sekolah TK ada sebanyak 22 KK atau sekitar 80 orang.

Sedangkan 20 KK lainnya memilih tinggal di rumah sanak-famili masing-masing.

"Yang memilih ke rumah saudaranya itu mungkin karena bosan, selain itu memilih tempat yang aman. Tapi ada juga beberapa yang kembali lagi ke tempat pengungsian," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Uji Publik Calon Anggota KND

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Uji Publik Calon Anggota KND

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Pemerintah Siapkan Stimulus...
Nasional
RUU Perampasan Aset Diminta...
Ekonomi
Perkembangan Inflasi Indone...

Gencatan Senjata Lokal di Kherson Berakhir

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gencatan Senjata Lokal di K...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.